iklan

POLITIK, HEADLINE

Presiden Republik dan Ketua PN diskusikan Rencana Strategis 2026 dan Reformasi Peradilan

Presiden Republik dan Ketua PN diskusikan Rencana Strategis 2026 dan Reformasi Peradilan

Ketua Parlemen Nasional, Maria Fernanda Lay berbicara kepada media usai bertemu Presiden Republik, Jose Ramos-Horta, di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, pada Rabu (07/01). Foto Media Kepresidenan

DILI, 07 Januari 2026 (TATOLI) –  Ketua Parlemen Nasional, Maria Fernanda Lay bertemu Presiden Republik, Jose Ramos-Horta,  Istana Kepresidenan Nicolau Lobato. Dalam pertemuan keduanya mendiskusikan Rencana Strategis 2026 dan Reformasi Peradilan.

Berdasarkan Laman resmi Kepresidenan Republik yang diakses Tatoli, menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Ketua Parlemen memaparkan rencana kerja strategis Parlemen Nasional untuk tahun 2026 dan menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru secara formal kepada Presiden Republik.

Selama pertemuan ini Ketua Parlemen menggarisbawahi koordinasi institusional yang kuat antara Kepresidenan Republik dan Parlemen Nasional dalam menyelaraskan prioritas nasional untuk masa legislatif mendatang.

Topik utama dalam diskusi tersebut adalah urgensi pembentukan Mahkamah Agung (Supremo Tribunal de Justiça), yang merupakan prioritas mendasar bagi Presiden Republik.

Fernanda Lay memberikan pembaruan mengenai proses rekrutmen hakim, dengan menekankan bahwa komisi khusus, yang terdiri dari perwakilan parlemen dan kepresidenan, sedang bekerja untuk mempercepat pengangkatan tersebut.

Tujuannya adalah agar Mahkamah Agung dapat berfungsi penuh pada akhir tahun 2026, guna menjamin masyarakat mendapatkan akses ke proses banding hukum yang lengkap dan adil.

Kedua pemimpin juga meninjau agenda legislatif, yang mencakup undang-undang penting bagi integrasi Timor-Leste ke dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan ASEAN.

Terkait kemungkinan revisi konstitusi, Fernanda Lay menginformasikan kepada Presiden bahwa meskipun seminar-seminar ahli sedang diadakan untuk mempelajari masalah tersebut, fokus saat ini tetap pada interpretasi yang tepat terhadap pasal-pasal yang ada.

Terakhir, Kepresidenan Republik juga mengonfirmasi penunjukan Avelino Coelho ke Dewan Tinggi Kehakiman (Conselho Superior da Magistratura), yang baru-baru ini diresmikan melalui keputusan presiden.

TATOLI

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!