DILI, 07 Januari 2026 (TATOLI)— Kontingen dari Komite Paralimpik Nasional Timor-Leste (CPNTL) sebanyak 38 atlet akan mewakili Timor-Leste berlaga di ASEAN Para Games 2026, yang akan diselenggarakan di Thailand mulai 20 – 26 Januari 2026.
Menteri Pemuda, Olahraga, Seni dan Budaya (MJDAC), Nelyo Isaac Sarmento, mewakili Pemerintah Timor-Leste mengadakan acara pelepasan dengan kontingen Komite Paralimpik Nasional Timor-Leste (CPNTL), sebelum bertolak ke Thailand.
Dalam laman resmi MJDAC yang diakses Tatoli, disebutkan bahwa Acara pelepasan tersebut diadakan pada Selasa (06/01) di Ruang Konferensi Penyandang Disabilitas MJDAC, Lecidere, Dili, dan juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Olahraga, João M. Rodrigues, Kepala Kabinet Kementerian, Egas Barros Guterres Godinho, Ketua CPNTL, Mateus Lucas, dan Kepala Misi, Joãozinho.
Dalam acara pelepasan, Menteri Nelyo Isaac Sarmento mengatakan bahwa para atlet yang berangkat ke Thailand telah melakukan persiapan maksimal di Pusat Pelatihan selama dua bulan.
“Hari ini saya menerima delegasi dari CPNTL yang baru saja menyelesaikan pelatihan mereka selama dua bulan di pusat pelatihan dengan kondisi yang disiapkan oleh Pemerintah. Dan, pada tanggal 15 Januari, mereka akan berangkat ke Thailand untuk berkompetisi dalam lima cabang olahraga,” kata Menteri Nelyo Isaac.
Anggota Pemerintah itu juga menggarisbawahi bahwa tahun ini delegasi Paralimpiade lebih besar dibandingkan partisipasi sebelumnya di ASEAN Games atau Olimpiade. Ia percaya bahwa dengan kombinasi atlet baru dan atlet senior, Timor-Leste dapat menunjukkan performa yang baik.
“Kami berharap mereka dapat menunjukkan performa dan juga menambah pengalaman baru untuk menjadi motivasi bagi atlet lain. Kami berharap di Thailand mereka dapat memenangkan lebih banyak medali untuk menjadi basis yang solid sebelum berpartisipasi di Asian Para Games di Jepang,” tambahnya.
Menteri Nelyo mendoakan semoga sukses kepada seluruh kontingen dan meminta para atlet untuk menjaga martabat dan disiplin yang tinggi selama kompetisi, untuk mengharumkan nama Republik Demokratik Timor-Leste dalam pengembangan olahraga inklusif.
ASEAN Para Games di Thailand akan diselenggarakan selama seminggu di Provinsi Nakhon Ratchasima, dari tanggal 20 hingga 26 Januari 2026, yang akan mempertemukan atlet Paralimpik dari seluruh negara di Asia Tenggara.
Sementara itu, ASEAN Para Games adalah ajang atau kompetisi olahraga multi-modal yang dirancang khusus untuk atlet penyandang disabilitas dari negara-negara Asia Tenggara. Acara ini diadakan setiap dua tahun sekali, setelah Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games), yang melibatkan partisipasi 11 negara anggota ASEAN. Tujuan utama kompetisi ini adalah untuk mempromosikan kesempatan yang setara dan inklusi sosial di seluruh wilayah Asia Tenggara.
ASEAN Para Games diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Para ASEAN (APSF). Sesuai dengan kebijakan federasi, negara tuan rumah SEA Games juga bertanggung jawab untuk menjadi tuan rumah ASEAN Para Games pada periode yang sama.
TATOLI




