iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Paus Leo XIV : Natal adalah Perayaan Iman, Kasih, dan Harapan

Paus Leo XIV : Natal adalah Perayaan Iman, Kasih, dan Harapan

Paus Leo XIV memimpin misa Natal. Foto Vatikan news

DILI, 25 Desember 2025 (TATOLI)– Paus Leo XIV mengajak umat Katolik di seluruh dunia untuk mengumumkan dan membagikan sukacita Natal sebagai perayaan iman, kasih, dan harapan. Seruan tersebut disampaikan Paus saat memimpin Misa Natal Malam Hari Raya Kelahiran Tuhan di Basilika Santo Petrus, Vatikan.

Dalam homilinya, Paus Leo XIV mengingatkan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai terang yang menghalau kegelapan dunia. Ia mengutip Injil Lukas yang menegaskan bahwa bangsa yang hidup dalam kegelapan telah melihat terang yang besar, yakni kelahiran Juruselamat di kota Daud.

“Ke dalam ruang dan waktu, di tengah-tengah kita, datanglah Dia yang tanpanya kita tidak akan ada. Ia hidup di antara kita dan menerangi malam dengan cahaya keselamatan-Nya,” ujar Paus dalam homilinya yang ddikutip Tatoli dari Vatikan News.

Menurutnya, tidak ada kegelapan yang tidak dapat diterangi oleh terang Kristus, karena melalui-Nya umat manusia melihat fajar kehidupan yang baru dan kekal.

Paus Leo XIV menegaskan bahwa dalam kelahiran Yesus, Allah memberikan diri-Nya sepenuhnya kepada manusia untuk menebus dan menyucikan umat-Nya. Ia menekankan bahwa untuk menemukan Allah, manusia perlu merendahkan diri, sebagaimana Allah hadir dalam palungan sebagai seorang bayi yang tak berdaya.

“Kemahakuasaan Allah bersinar dalam ketidakberdayaan seorang bayi yang baru lahir,” kata Paus, seraya menambahkan bahwa peristiwa Natal membantu manusia mengenali martabat ilahi dalam setiap kehidupan baru.

Paus menjelaskan bahwa kelahiran Yesus membawa kehidupan baru bagi dunia. Di tengah penderitaan, kemiskinan, kekerasan, dan penindasan, Tuhan menghadirkan harapan melalui kelembutan dan kasih seorang anak. Menurutnya, dengan menjadi seperti manusia, Kristus menyingkapkan martabat tak terbatas setiap pribadi.

Paus Leo XIV juga mengingatkan pesan Paus Fransiskus tentang Tahun Yubileum, bahwa kelahiran Yesus menghidupkan kembali panggilan untuk membawa harapan di tempat-tempat di mana harapan telah hilang.

“Bersama Dia, sukacita berkembang; bersama Dia, kehidupan berubah; bersama Dia, harapan tidak mengecewakan,” tegas Paus.

Menutup khotbahnya, Paus Leo XIV mengajak seluruh umat beriman untuk mengalami dan membagikan sukacita Natal.

Ia menekankan bahwa Natal adalah perayaan iman karena Allah menjadi manusia, perayaan kasih melalui pengorbanan Kristus, dan perayaan harapan karena  Yesus menjadikan setiap orang pembawa pesan perdamaian bagi dunia.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor: Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!