iklan

OLAHRAGA

Tiga Atlet Difabel wakili Timor-Leste di XXV Summer Deaflympics Jepang

Tiga Atlet Difabel wakili Timor-Leste di XXV Summer Deaflympics Jepang

Menteri Pemuda, Olahraga, Seni, dan Kebudayaan, Nelyo Isaac Sarmento, menerima tiga atlet penyandang disabilitas pendengaran yang akan berangkat ke Jepang untuk mengikuti kompetisi internasional XXV Summer Deaflympics 2025, pada Senin ini dikantor MJDAC, Dili. Foto MJDAC

DILI, 10 November 2025 (TATOLI)– Menteri Pemuda, Olahraga, Seni, dan Kebudayaan (MJDAC), Nelyo Isaac Sarmento, pada Senin ini menerima tiga atlet penyandang disabilitas pendengaran (Tunarungu) yang akan berangkat ke Jepang untuk mengikuti kompetisi internasional XXV Summer Deaflympics 2025.

Ketiga atlet tersebut adalah Ivónia Fátima Faria Guterres, Abrão Soares da Silva Gusmão, dan Domingos Freitas Belo. Dalam Audiensi yang berlangsung di Kantor MJDAC, Menteri Nelyo menyampaikan dukungan penuh Pemerintah terhadap perjuangan para atlet difabel muda tersebut.

“Pemerintah memulai dengan langkah-langkah kecil untuk memberikan dukungan dan dorongan. Saya yakin kalian bisa. Kembalilah ke Timor untuk berbagi pengalaman dengan rekan-rekan yang belum berkesempatan,” ujar Menteri Nelyo di kantor MJDAC, Senin ini.

Ia juga mendorong para atlet agar tidak hanya berfokus pada cabang Bulu Tangkis, tetapi turut mengembangkan potensi di bidang olahraga lain seperti Tenis Meja dan Atletik.

Selain itu, Menteri Nelyo juga berharap keikutsertaan ini dapat mempererat hubungan persahabatan antara Timor-Leste dan negara-negara Asia melalui olahraga inklusif.

Dalam kesempatan itu, atlet Ivónia Fátima Faria Guterres menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan MJDAC.

“Kami sangat berterima kasih atas kemurahan hati MJDAC. Meskipun dengan dana yang terbatas, mereka telah membantu memfasilitasi perjalanan kami. Ini adalah pertama kalinya kami menerima dukungan langsung dari kementerian,” kata Ivónia.

Selain bertanding, ketiga atlet juga akan memanfaatkan kesempatan di Jepang untuk belajar dan berbagi pengalaman tentang dunia olahraga bagi penyandang disabilitas pendengaran, dengan harapan dapat menularkannya kepada komunitas di dalam negeri.

Tim dijadwalkan berangkat ke Jepang pada 11 November 2025 dan kembali pada 28 November 2025.

Summer Deaflympics merupakan ajang olahraga internasional bagi atlet disabilitas pendengaran yang diselenggarakan oleh Comité International des Sports des Sourds (CISS).

Dikenal sebagai kompetisi multi-olahraga tertua kedua di dunia setelah Olimpiade, ajang ini menjadi wadah bagi atlet difabel dari seluruh dunia untuk berkompetisi dan mempromosikan budaya serta bahasa isyarat.

Tahun ini, XXV Summer Deaflympics menghadirkan berbagai cabang olahraga seperti atletik, renang, bulu tangkis, dan bola voli, dengan tujuan memperkuat semangat inklusivitas, sportivitas, dan persaudaraan antarbangsa.

Keikutsertaan Timor-Leste menandai langkah penting dalam memperjuangkan kesetaraan dan pengakuan bagi atlet difabel di tingkat internasional, sekaligus membawa harapan baru bagi perkembangan olahraga inklusif di tanah air. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!