DILI, 21 Agustus 2025 (TATOLI)— Presiden Republik dan peraih Nobel Perdamaian, José Ramos-Horta, hari ini melakukan kunjungan kerja ke Jepang. Dalam kunjungan itu, Kepala Negara dijadwalkann akan bertemu Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba dan menghadiri Konferensi HPAIR 2025 Asia.
Dalam laman resmi Kepresidenan Republik yang diakses Tatoli, Kamis ini menyebutkan, Presiden Ramos-Horta, melakukan kunjungan resmi ke Jepang pada tanggal 21 – 29 Agustus 2025. Kunjungan Presiden Ramos-Horta juga sebagai tamu Pemerintah Jepang, untuk menghadiri Hari Nasional Timor-Leste di Osaka Expo 2025.
Kunjungan ini menggarisbawahi ikatan persahabatan dan kemitraan yang kuat dan langgeng antara Timor-Leste dan Jepang. Dimana, Jepang telah menjadi pendukung Timor-Leste sejak restorasi kemerdekaan Mei 2002, dengan memberikan bantuan vital di bidang infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan perdamaian.
Presiden Ramos-Horta menghargai kemitraan Timor-Leste yang kuat dengan Jepang.
Berita terkait : Parlemen Nasional setujui kunjungan Presiden Republik ke Jepang
“Jepang telah berdiri sebagai mitra setia bagi Timor-Leste sejak restorasi kemerdekaan Timor-Leste. Kunjungan ini merupakan kesempatan tidak hanya untuk merayakan persahabatan antara dua negara tetapi juga untuk memetakan jalur baru kerja sama yang menguntungkan kedua bangsa,” kata Kepala Negara dalam laman resmi itu.
Selama melakukan kunjungan di Jepang, Presiden Ramos-Horta akan berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan penting seperti :
- Pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba. Presiden Ramos-Horta akan mengadakan jamuan makan siang resmi dengan Perdana Menteri Jepang, di mana diskusi akan difokuskan pada pendalaman kerja sama bilateral di berbagai bidang seperti pembangunan ekonomi, peluang investasi, energi terbarukan, serta perdamaian dan keamanan regional
- Expo 2025 Osaka, Kansai. Presiden Ramos-Horta akan menghadiri Hari Nasional Timor-Leste di World Expo, di mana Timor-Leste akan memamerkan budaya, sejarah, dan aspirasinya sebagai bagian dari komunitas global. Perayaan ini memberikan kesempatan untuk menyoroti pencapaian dan potensi masa depan bangsa di bidang pariwisata, investasi, dan pertukaran budaya
- Konferensi HPAIR (Harvard Project on Asian and International Relations) 2025 Asia. Presiden Ramos-Horta akan menyampaikan pidato utama dalam konferensi HPAIR pada inisiatif bersama yang diselenggarakan oleh Harvard dan Universitas Tokyo. Pidato Kepala Negara akan mencerminkan perjalanan ketahanan Timor-Leste dan perspektifnya tentang kerja sama global, kepemimpinan, dan integrasi regional
- Kunjungan ke fasilitas Tsuneishi. Presiden Ramos-Horta dijadwalkan akan mengunjungi fasilitas Tsuneishi di Fukuyama dan menghadiri acara penyerahan kapal baru dan meninjau fasilitas perusahaan, menyusul pendirian Tsuneishi di Timor-Leste pada tahun 2024
- Universitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Tokyo. Presiden Ramos-Horta akan menyampaikan kuliah umum di Universitas PBB, berbagi pembelajaran dari pengalaman Timor-Leste dalam pembangunan perdamaian, demokrasi, dan pembangunan berkelanjutan. Beliau juga akan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi internasional dalam mengatasi perubahan iklim, ketimpangan, dan tantangan keamanan global
Melalui kunjungan ini, Timor-Leste menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat kemitraan dengan Jepang dan berkontribusi aktif dalam dialog regional dan global. Keterlibatan ini akan menyoroti peran Timor-Leste yang semakin besar sebagai negara demokrasi muda, pembangun jembatan di Asia dan Pasifik, serta negara dengan komitmen kuat terhadap perdamaian, kerja sama, dan pembangunan berkelanjutan.
TATOLI




