DILI, 22 Juli 2025 (TATOLI)—Tim sepak bola Portugal bermain imbang 0 – 0 melawan Angola dalam lanjutan Pertandingan CPLPke – XII pada Selasa malam di Stadion Dili.
Pertandingan dimulai dengan tempo yang cepat, di mana kedua tim saling melancarkan serangan balik dengan teknik dan kemampuan masing-masing.
Portugal berusaha memaksimalkan serangan, namun kemampuan bertahan Angola yang solid berhasil meminimalisir peluang Portugal untuk mencetak gol.
Sepanjang pertandingan, kedua tim bermain dengan intensitas tinggi. Para pemain saling melempar bola di atas rumput hijau, berkeringat dalam kaus mereka, namun tidak ada gol yang tercipta karena kekuatan kedua tim terlihat seimbang.
Angola melancarkan beberapa tembakan, namun belum berhasil menemui sasaran. Sementara itu, Portugal juga mencoba beberapa kali menembak, tetapi upaya mereka berhasil ditepis oleh kiper Angola.
Para suporter di Stadion Dili memberikan dukungan maksimal. Mereka berdiri, duduk, dan berteriak-teriak mengelilingi tribun.
Beberapa di antaranya berasal dari Timor-Leste, Angola, dan Cabo Verde. Dukungan ini membangkitkan semangat kedua tim di lapangan. Hingga menit ke-40 babak pertama, pertandingan berakhir tanpa gol.
Babak kedua pun dimulai dengan serangan yang lebih gencar dari kedua tim. Angola sempat mendominasi penguasaan bola pada menit ke-50, memaksa Portugal berjuang keras untuk mempertahankan posisi mereka.
Meski demikian, peluang-peluang yang tercipta tidak berhasil dimanfaatkan dengan baik. Hingga menit ke-80, skor tetap imbang 0-0, dan kedua tim harus berbagi poin.
Berdasarkan jadwal pertandingan keesokan harinya, Portugal akan menghadapi Cabo Verde, sementara Angola akan melawan Timor-Leste.
Dalam pertandingan sebelumnya, Timor-Leste kalah 0-1 dari Portugal, sedangkan Angola berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Cabo Verde.
Dari hasil pertandingan yang telah berlangsung, Cabo Verde mengoleksi tiga poin, Portugal dan Angola masing-masing memiliki empat poin, sementara Timor-Leste belum meraih poin setelah kalah dalam dua pertandingan berturut-turut.
Reporter : Hortencio Sanchez (Penerjemah: Cidalia Fátima)
Editor : Armandina Moniz




