DILI, 22 Juli 2025 (TATOLI)– Pertandingan Catur Klasik Putri pada ajang Pertandingan CPLP ke- XII kembali digelar hari ini di Pusat Konvensi Dili (CCD), dengan hasil mengejutkan dari beberapa negara peserta.
Dalam ronde kedua yang berlangsung mulai pukul 09:30 WTL, Portugal, Angola, dan Timor-Leste masing-masing berhasil meraih satu poin, menambah ketegangan dalam klasemen sementara cabang olahraga catur klasik kategori putri.
Dalam laga hari ini, Timor-Leste mencetak sejarah penting dengan meraih poin pertamanya setelah berhasil mengalahkan Mozambik. Pertandingan antara Lizete de Sousa dari Timor-Leste melawan Ayrine Calumia Ismael dari Mozambik selesai pada pukul 11:35 WTL dan berakhir dengan kemenangan tuan rumah.
Sementara itu, Portugal kembali menunjukkan dominasinya melalui pecatur Sofia Moreira Lopes Rosas Valente yang memiliki rating standar 1959. Ia berhasil mengatasi permainan Akiane Patricia Brito Moreno dari Cabo Verde dalam pertandingan yang selesai pukul 11:45 WTL. Kemenangan ini menambah poin kedua bagi Portugal dalam klasemen sementara.
Di sisi lain, Angola yang sebelumnya mengalahkan lawannya di putaran pertama, kembali memenangkan ronde kedua hari ini dengan lawannya Emelissa Mallone do Ó de Moura dari São Tomé e Príncipe. Permainan selesai lebih cepat, tepat pukul 11:30 WTL, dan membawa kemenangan kedua bagi negaranya.
Klasemen Sementara Catur Klasik Putri per 22 Juli 2025 :
- Portugal: 2 poin
- Angola: 2 poin
- Cabo Verde: 1 poin
- Timor-Leste: 1 poin
Rangkaian pertandingan catur klasik ini merupakan bagian dari tiga kategori yang dipertandingkan dalam cabang olahraga catur di CPLP ke – XII, bersama dengan kategori cepat (rapid) dan kilat (blitz). Seluruh pertandingan akan berlangsung dari tanggal 21 hingga 25 Juli 2025.
Setiap laga didampingi langsung oleh sembilan wasit dari Timor-Leste dan empat wasit internasional dari Portugal, São Tomé e Príncipe, dan Cabo Verde. Putaran berikutnya dari kategori klasik ini akan kembali dilanjutkan pada 23 Juli 2025 hingga penentuan pemenang akhir pada putaran kelima.
Dengan kompetisi yang semakin ketat, sorotan kini tertuju pada tim-tim unggulan seperti Portugal dan Angola yang tengah memimpin
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




