iklan

EKONOMI, HEADLINE

Lagi, ANC umumkan perusahaan ketiga Eleanor distribusikan layanan internet Starlink

Lagi, ANC umumkan perusahaan ketiga Eleanor distribusikan layanan internet Starlink

Ketua Otoritas Komunikasi Nasional (ANC), Flávio Cardoso Neves menyerahkan sertifikat pendaftaran resmi penyedia layanan internet kepada dua perusahaan lokal, Lorotel Solutions Unipessoal, Lda dan Eleanor Lda. Foto ANC

DILI, 23 Juni 2025 (TATOLI)—Otoritas Komunikasi Nasional (ANC) kembali menambah daftar penyedia layanan internet (ISP) dengan menyerahkan sertifikat pendaftaran resmi kepada dua perusahaan lokal, Lorotel Solutions Unipessoal, Lda dan Eleanor Lda, dalam sebuah acara di Caicoli, Dili, Senin ini.

Wakil Direktur Utama Eleanor Lda, Comagio Carlos, mengumumkan bahwa pihaknya akan menjadi penyewa layanan satelit Starlink dan akan mendistribusikan jaringan tersebut ke rumah, gedung, dan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan koneksi berkecepatan tinggi.

“Stok produk Starlink kami sudah tersedia. Karena, kami sudah bermitra dengan Indonesia, Australia, dan Malaysia,” kata Comagio Carlos kepada jurnalis usai menerima dokumen registrasi dari ANC di kantor Kementerian Transportasi dan Komunikasi, Caicoli.

Pihak Eleanor juga memastikan bahwa layanan internet Starlink akan ditawarkan secara bertahap mulai dari Dili ke berbagai kota lainnya di seluruh wilayah Timor-Leste.

Berita terkait : Setelah Vorakai, kini Gardamor juga jadi reseller resmi layanan internet Starlink di TL 

Sebelumnya, pada April 2025, Vorakai Unipessoal Lda diumumkan sebagai reseller resmi layanan internet satelit Starlink. Disusul pada Mei 2025 oleh perusahaan Gardamor, yang juga memperoleh otorisasi langsung dari SpaceX sebagai distributor resmi perangkat dan layanan Starlink di Timor-Leste.

Kehadiran Eleanor sebagai perusahaan ketiga yang mendistribusikan Starlink menandai langkah lanjutan dan strategis dalam memperluas infrastruktur konektivitas nasional, khususnya dalam menjangkau wilayah terpencil yang selama ini menghadapi keterbatasan akses internet.

Sementara itu, Direktur Lorotel Solutions, Lucio Cardoso menyampaikan rasa terima kasihnya kepada ANC atas pemberian lisensi tersebut. Ia menegaskan bahwa sertifikat ini merupakan langkah awal dalam kontribusi perusahaan terhadap pembangunan sektor telekomunikasi di Timor-Leste.

“Lisensi yang saya terima hari ini bukan hanya sertifikat, tetapi juga kesempatan, tanggung jawab, dan kepercayaan diri, sebagai perusahaan Timor untuk berkontribusi pada pembangunan internal di Timor-Leste,” ungkap Lucio Cardoso.

Lucio menjelaskan, Lorotel akan memulai layanan internet berbasis WIFI masyarakat yang difokuskan untuk memberi akses internet kepada komunitas umum, berbeda dari layanan sim card atau wifi kantor yang selama ini umum digunakan.

Berita terkait :  Setelah Vorakai, kini Gardamor juga jadi reseller resmi layanan internet Starlink di TL 

“Tahun ini kami rencanakan peluncuran WIFI publik di beberapa kotamadya seperti Likisá, Ermera, Manatutu dan beberapa area pasar di Dili seperti Manleuana dan Taibesi,” tambahnya.

Sistem akses yang ditawarkan Lorotel akan berbasis voucher, yang dapat dibeli di kios-kios mitra dengan harga mulai dari $0,50 per hari hingga paket bulanan seharga $7. Kecepatan akses internet diperkirakan berkisar antara 5 hingga 20 Megabyte (MB) per perangkat.

Ketua ANC, Flávio Cardoso Neves dalam sambutannya menyampaikan bahwa penambahan dua perusahaan ini menjadikan jumlah ISP di Timor-Leste mencapai 18, meskipun tidak semua saat ini telah aktif beroperasi.

“Kehadiran dua ISP baru ini sangat penting karena dapat membawa perubahan bagi sektor internet. Kita sedang berada dalam fase penting dengan masuknya Starlink dan hampir selesainya jaringan kabel fiber optik dari Australia,” jelas Flávio.

Flávio menegaskan bahwa ANC siap mendukung semua ISP dalam mengatasi tantangan teknis dan administratif demi kemajuan pembangunan telekomunikasi nasional.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!