iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Timor – Leste ikut bentuk lembaga baru IOMed, selesaikan sengketa internasional

Timor – Leste ikut bentuk lembaga baru IOMed, selesaikan sengketa internasional

Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Bendito dos Santos Freitas, mewakili Timor-Leste dalam acara penandatanganan Konvensi Pembentukan IOMed yang berlangsung pada 30 Mei 2025 di Daerah Administratif Khusus Hong Kong, Republik Rakyat Tiongkok. Foto MNEC

DILI, 03 Juni 2025 (TATOLI)– Timor-Leste resmi menjadi salah satu negara pendiri Organisasi Internasional untuk Mediasi (IOMed), sebuah entitas baru yang dibentuk untuk mendorong penyelesaian sengketa internasional secara damai melalui mekanisme mediasi.

Dalam siaran pers resmi Pemerintah yang diakses Tatoli, menyebutkan Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Bendito dos Santos Freitas, mewakili Timor-Leste dalam acara penandatanganan Konvensi Pembentukan IOMed yang berlangsung pada 30 Mei 2025 di Daerah Administratif Khusus Hong Kong, Republik Rakyat Tiongkok.

Acara bersejarah tersebut dihadiri oleh sekitar 400 perwakilan tingkat tinggi dari 85 negara di berbagai kawasan—termasuk Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Eropa, serta hampir 20 organisasi internasional.

Secara keseluruhan, sebanyak 33 negara menandatangani konvensi dan secara resmi menjadi anggota pendiri organisasi antarpemerintah yang baru ini.

IOMed akan berpusat di Hong Kong dan bertujuan untuk memperkuat tata kelola global dengan menjadikan mediasi sebagai sarana utama dalam penyelesaian sengketa internasional dan akan melengkapi metode penyelesaian lainnya seperti litigasi dan arbitrase, serta mendorong sinergi antarnegara melalui dialog, konsultasi, dan penyelesaian damai.

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyatakan bahwa pembentukan IOMed merupakan langkah inovatif di bidang hukum internasional dan tonggak penting dalam sejarah hubungan internasional.

Ia menegaskan bahwa lembaga ini akan mengisi kekosongan kelembagaan dalam mediasi internasional dan berperan sebagai barang publik global di bidang supremasi hukum.

Wang Yi juga menekankan pentingnya membangun budaya mediasi di tingkat global dengan pendekatan otonomi, fleksibilitas, pragmatisme, dan efisiensi tinggi, guna mempromosikan rekonsiliasi, kerja sama, dan harmoni di antara bangsa-bangsa.

Dengan menjadi anggota pendiri IOMed, Timor-Leste menegaskan komitmennya terhadap penyelesaian damai atas sengketa internasional, serta memperkuat perannya sebagai negara yang aktif dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan dialog diplomatik di kancah global.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!