iklan

POLITIK, HEADLINE

Pemerintah selesaikan terjemahan Instrumen Hukum ASEAN

Pemerintah selesaikan terjemahan Instrumen Hukum ASEAN

Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel menyerahkan kompilasi terjemahan Instrumen Hukum ASEAN kepada Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira. Foto PCM

DILI, 23 Mei 2025 (TATOLI)— Timor-Leste terus menunjukkan komitmennya untuk bergabung sebagai anggota penuh ASEAN. Pada Rabu, 21 Mei 2025, pemerintah secara resmi menyerahkan kompilasi terjemahan Instrumen Hukum ASEAN.

Dalam siaran pers resmi Pemerintah, penyerahan dilakukan oleh Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel kepada Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira. Dokumen ini merupakan bagian dari pelaksanaan Prioritas No. 1 Kriteria No. 2 dalam Peta Jalan Keanggotaan Penuh Timor-Leste di ASEAN, yang disepakati oleh negara-negara anggota ASEAN.

Instrumen Hukum ASEAN tersebut telah diterjemahkan ke dalam dua bahasa nasional Timor-Leste, yaitu Portugis dan Tetum. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan bahwa seluruh lembaga nasional memahami, menerapkan, dan menyesuaikan kebijakan domestik dengan ketentuan regional yang berlaku.

“Ini adalah langkah strategis yang menandakan kesiapan Timor-Leste untuk memenuhi kewajiban sebagai anggota ASEAN,” ungkap siaran pers tersebut.

Dokumen terjemahan mencakup ketiga pilar utama ASEAN yaitu, Pilar  Politik Keamanan, Ekonomi, dan Sosial-Budaya. Penyelarasan ini memperkuat landasan hukum nasional dan menjadi bukti nyata bahwa Timor-Leste siap berperan aktif dalam komunitas regional.

Lebih dari sekadar formalitas, versi terjemahan ini akan digunakan sebagai referensi utama oleh lembaga pemerintah, pembuat kebijakan, serta pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam proses integrasi ASEAN.

Dengan langkah ini, Timor-Leste tidak hanya memenuhi persyaratan teknis keanggotaan, tetapi juga memperlihatkan keseriusan dalam menjunjung prinsip-prinsip kerja sama regional. Proses panjang menuju keanggotaan penuh kini memasuki tahap yang semakin konkret.

Secara umum untuk diketahui, Instrumen hukum ASEAN meliputi berbagai perjanjian dan kesepakatan yang mengikat negara-negara anggota dalam berbagai bidang, termasuk politik, ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan. Instrumen-instrumen ini berfungsi sebagai landasan hukum bagi kerja sama regional ASEAN dan membantu mencapai tujuan serta cita-cita ASEAN.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!