iklan

POLITIK, HEADLINE

TL – Brunei konsolidasikan kemitraan strategis investasi dalam bidang energi

TL – Brunei konsolidasikan kemitraan strategis investasi dalam bidang energi

Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira mewakili Timor-Leste bertemu Menteri Kantor Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan II Brunei Darussalam, Pehin Datu Lailaraja Mayor Jenderal Dato Paduka Seri Awang Haji Halbi bin Haji Mohd Yussof di Brunei Darussalam. Foto MPCM

DILI, 09 oktober 2024 (TATOLI)— Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira mewakili Timor-Leste dalam kunjungannya ke Brunei Darussalam untuk kembali memperkuat hubungan diplomatik dan menjajaki peluang kolaborasi baru, khususnya di bidang energi dan ekonomi.

Sebagai bagian dari pemantapan hubungan bilateral dan kerja sama strategis, Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira, melakukan kunjungan resmi ke Brunei Darussalam pada tanggal 6 hingga 10 Oktober 2024, didampingi oleh Duta Besar Timor-Leste di Brunei Darussalam, Abel Guterres.

Dikatakan pada 07 oktober, Menteri Agio Pereira diterima audiensi oleh Sultan Yang Di-Pertuan dari Brunei Darussalam. Dalam pertemuan tersebut, Agio Pereira menyampaikan salam hangat dari Presiden Republik, José Ramos-Horta, dan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão.

Dalam siaran pers resmi Pemerintah yang diakses Tatoli, menyebutkan Menteri Agio Pereira menyampaikan rasa terima kasih Timor-Leste atas dukungan berkelanjutan Brunei, terutama dalam proses aksesinya ke ASEAN, dan atas meningkatnya kolaborasi bilateral di bidang Transportasi, Komunikasi, Mobilitas Tenaga Kerja, Pendidikan dan Pariwisata.

“Menteri Agio menyoroti kemajuan proyek kerja sama di bidang energi, dengan penekanan pada proyek Greater Sunrise, yang saat ini sedang dalam tahap persiapan,” ungkap siaran pers itu.

Agio Pereira, sebagai pembicara dalam diskusi Greater Sunrise, menegaskan pentingnya kolaborasi Brunei, mengingat pengetahuan dan pengalamannya yang luas dalam eksplorasi dan pengembangan industri ‘onshore’ dan ‘offshore’.

Kemungkinan partisipasi Brunei sebagai mitra strategis dalam proyek ini juga dibahas, mengingat relevansinya bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan di Timor-Leste.

Pada hari yang sama, Menteri Agio Pereira bertemu juga dengan Menteri Kantor Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan II, Pehin Datu Lailaraja Mayor Jenderal Dato Paduka Seri Awang Haji Halbi bin Haji Mohd Yussof.

“Pertemuan tersebut berfokus pada pertukaran pengalaman dan praktik terbaik di sektor energi, khususnya pengelolaan industri minyak dan gas, yang merupakan hal mendasar bagi pertumbuhan ekonomi Brunei,” tulis laman tersebut.

Timor-Leste menyatakan minatnya untuk mengirimkan teknisi dan karyawan ke program pelatihan di perusahaan minyak di Brunei, yang bertujuan untuk memperoleh keterampilan khusus di sektor ini dan memperkuat kerja sama di bidang eksplorasi dan pengolahan sumber daya.

Direncanakan hari ini 09 oktober, Menteri Agio Pereira akan bertemu dengan Awang Haji Khairuddin bin Haji Abdul Hamid, Wakil Menteri Keuangan dan Ekonomi. Dalam pertemuan ini, topik-topik seperti mendorong investasi asing langsung, memperkuat perdagangan bilateral dan kerja sama dalam pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan akan dibahas.

Agenda kunjungan tersebut juga mencakup kunjungan ke Brunei LNG Sendirian Berhad, salah satu perusahaan gas alam cair terkemuka di Brunei, yang beroperasi secara terus menerus dari fasilitas tersebut dan telah beroperasi selama 52 tahun, dengan komitmen yang kuat terhadap keselamatan dan efisiensi.

Sejak tahun 1989, LNG Brunei telah memproduksi sekitar 289 juta ton gas alam cair dan mengekspor terutama ke Jepang, serta pasar lain seperti Korea, Taiwan, Tiongkok, dan Malaysia.

Menteri Agio juga melakukan kunjungan ke SPARK Center, dimana beliau berkesempatan mengunjungi fasilitas Industri Pupuk Brunei dan Perusahaan Metanol Brunei Sdn Bhd, dengan tujuan untuk mengidentifikasi peluang kerjasama teknologi dan industri antara kedua negara, dengan fokus pada pembangunan proyek energi dan produksi pupuk, yang memberikan manfaat bagi kedua perekonomian. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!