DILI, 31 juli 2024 (TATOLI)— Pemerintah Timor-Leste melalui Dewan Menteri hari ini menyetujui perjanjian kontribusi dari Pemerintah Jepang yang bertujuan untuk meningkatkan fasilitas Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV – portugal).
Anggota pemerintah dalam rapat Dewan Menteri yang diadakan di Kantor Pemerintah di Dili, memutuskan untuk menyetujui Perjanjian Kontribusi Keuangan antara Republik Demokratik Timor-Leste dan Badan Kerjasama Internasional Jepang untuk Proyek Peningkatan Rumah Sakit Nasional Guido Valadares, yang akan ditandatangani oleh Menteri Keuangan, Santina José Rodrigues F. Viegas Cardoso.
“Berdasarkan perjanjian ini, Jepang akan memberikan kontribusi keuangan sekitar $19,6 juta,” ungkap hasil rapat Dewan Menteri, rabu ini.
Dijelaskan, pendanaan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guna menyediakan layanan dan meningkatkan kualitas perawatan medis, melalui pembangunan fasilitas baru dan penyediaan peralatan medis untuk HNGV.
Proyek ini mencakup pembangunan gedung lima lantai, yang akan menjadi tempat bagi unit perawatan pediatrik dan perawatan intensif yang baru. Gedung baru ini dijadwalkan selesai pada april 2027.
Pada 2021, HNGV menandatangani kontrak hibah “Proyek Perluasan Ruang Ultrasonografi Departemen Radiologi” di bawah program GGP. Pemerintah Jepang memutuskan untuk memberikan bantuan sebesar $78,654 untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan ultrasonik.
Jepang juga mendukung peningkatan pemeriksaan ultrasonik, termasuk menggunakan secara lebih efisien empat mesin ultrasonografi yang diberikan pada tahun 2018.
Proyek membangun ruang ultrasonografi tambahan, ruang tunggu, toilet, ruang penyimpanan, dan ruang loker untuk pekerja medis tambahan di Departemen Radiologi, yang bermanfaat bagi 1.760 pasien per -ulan yang membutuhkan pemeriksaan ultrasonik.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




