iklan

INTERNASIONAL, DILI

SEA  : Illegal fishing, Timor-Leste rugi $300 juta per tahun

SEA  : Illegal fishing, Timor-Leste rugi $300 juta per tahun

Foto google

DILI, 13 Juni 2022 (TATOLI) – Pemerintah melalui Sekretaris Negara urusan Lingkungan Hidup (SEA), Demétrio do Amaral de Carvalho mengatakan, akibat dari penangkapan atau pencurian ikan secara ilegal (Illegal fishing) di laut Timor-Leste, mengakibatkan negara rugi $300 juta per tahun.

“Penangkapan ikan di perairan TL menjadi perhatian utama bagi Pemerintah. Diperkirakan kita kehilangan sekitar 300.000 ton ikan. Dengan demikian, penangkapan ikan secara ilegal merugikan negara sebesar $300 juta setiap tahunnya,” kata SEA, Demétrio, kepada TATOLI, di kantornya, Bebora Dili, senin ini.

Menurutnya, saat ini pemerintah berusaha untuk mengambil sejumlah kebijakan untuk memperkuat keanekaragaman hayati TL ekosistem. Tujuannya mempromosikan perlindungan laut, konservasi dan keberlanjutan.

Awal tahun ini, katanya, Perdana Menteri, Taur Matan Ruak dan mantan Perdana Menteri Australia,  Scott Morrison, berkomitmen pada berupaya bersama untuk mencegah penangkapan ikan secara  ilegal di laut Timor.

“Selain penangkapan ilegal, Perdana Menteri, Taur  dan mantan PM Australia juga berkomitmen untuk bekerja sama mencegah Laut Timor yang dimanfaatkan oleh para penyelundup secara ilegal  dan pelaku kejahatan transnasional lainnya,” jelasnya.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!