DILI, 25 januari 2021 (TATOLI)—Menteri Luar Negeri dan Kerja sama (MNEK), Adaljiza Albertina Xavier Reis Magno, selasa ini berangkat ke Kamboja untuk berpartisipasi dalam rapat dan akan membahas persiapan Timor-Leste masuk ASEAN dengan Perdana Menteri (PM), Kamboja.
“Saya berangkat ke Kamboja untuk melakukan rapat dengan Menteri Luar Negeri Kamboja dan bertemu juga dengan PM Kamboja untuk membahas persiapan TL bergabung dalam ASEAN,” kata Menteri Adaljiza pada wartawan usai bertemu Presiden Republik, Francisco Guterres Lú Olo di Istana Kepresidenan, Bairo Pite Dili, selasa ini.
Berita terkait : Persiapan TL masuk ASEAN dibahas tahun depan di Kamboja
Menurutnya, saat ini Negara Kamboja sebagai Ketua bergilir ASEAN. Dimana, pada masa pimpinan mereka, memberikan prioritas Timor-Leste untuk bergabung dengan negara ASEAN.
“Selama Kamboja pimpin sebagai Ketua ASEAN bergilir, rencana prioritas mereka berusaha agar TL mempunyai hak penuh untuk menjadi anggota ASEAN. Sehingga kemarin (24/01) saya sudah bertemu dengan Perdana Menteri, Taur Matan Ruak untuk diberikan orientasi, dan hari ini bertemu Presiden Republik agar dapat memberikan orientasi atau pesan untuk disampaikan kepada Otoritas Kamboja,” jelasnya.
Dikatakan, MNEK akan mengkonfirmasikan perjanjian Kamboja dalam pertemuan ASEAN, dengan mengirim tim Misi Pencarian Fakta (Fact Finding Mission) untuk mencari dua pilar terpenting yaitu, sosial budaya dan ekonomi. Jadi, tim tersebut juga dapat mempersiapkan proses dan kalender, untuk TL bergabung sebagai anggota ASEAN tetap.
Berita terkait : Lima negara ASEAN, berkomitmen bantu TL
“Kehadiran saya disana untuk meminta kepada mereka apa yang bisa kita lakukan sehingga Kamboja dapat mempercepat proses tersebut,” katanya.
Sementara itu, sejak 2011 TL telah menyatakan keinginannya untuk menjadi anggota ASEAN, namun hingga saat ini belum terealisasi. Akan tetapi, pemerintah TL tetap berusaha agar TL secepatnya bergabung dengan negara ASEAN.
ASEAN mempunyai sepuluh negara yaitu, Kamboja, Indonesia, Laos, Vietnam, Brunei Darusalam, Singapura, Myamar, Filipina, Malaysia dan Thailand.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




