iklan

INTERNASIONAL, DILI, HEADLINE, PENDIDIKAN

Jepang dan TL sepakat lanjutkan proyek beasiswa JDS gelombang ke-IV

Jepang dan TL sepakat lanjutkan proyek beasiswa JDS gelombang ke-IV

Duta Besar Jepang untuk TL, Masami KINEFUCHI, dan Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Julião da Silva, menandatangani kesepakatan kerjasama untuk lanjutkan proyek beasiswa JDS (Project for Human Resources Development Scholarship) gelombang keempat. Foto Tatoli/Egas Cristovão

DILI, 01 desember 2021 (TATOLI)—Kedutaan Besar Jepang di Timor-Leste (TL) bersama  Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEK)  menandatangani kerjasama untuk lanjutkan proyek beasiswa JDS (Project for Human Resources Development Scholarship) gelombang ke-IV. Proyek ini tujuannya untuk mengembangkan sumber daya manusia di TL.

Selama lebih dari 20 tahun, Jepang telah mendukung pembangunan bangsa TL dalam berbagai aspek seperti pembangunan infrastruktur, diversifikasi industri dan perluasan layanan sosial. Pengembangan sumber daya manusia adalah bidang bantuan yang sangat penting bagi Jepang. Karena, sumber daya manusia adalah fondasi pembangunan dan kemakmuran suatu bangsa.

Sejauh ini, lebih dari 2.000 orang telah diundang untuk berpartisipasi dalam kursus akademik dan pelatihan di Jepang, dan di antara mereka sekitar 117 telah belajar di universitas Jepang yang bertujuan untuk memperoleh gelar akademik.

Duta Besar Jepang untuk TL, Masami KINEFUCHI, dan Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Julião da Silva, menandatangani Exchange of Notes (E/N) dari Proyek tersebut.

Perjanjian Hibah untuk JDS juga ditandatangani Wakil MNEK, Julião da Silva dan Ko GOTO selaku Kepala Perwakilan Kantor Badan Kerjasama Internasional Jepang (JICA) TL.

Duta Besar Jepang, KINEFUCHI mengatakan, pengembangan Sumber Daya Manusia adalah kunci pembangunan bangsa. Jepang menawarkan banyak program beasiswa kepada orang-orang TL dan lebih dari 2000 orang telah belajar di Jepang, beberapa jangka pendek, yang lain jangka panjang.

“Program JDS yang baru dibuat ini akan memberikan kesempatan bagi para pejabat muda untuk dipersiapkan menjadi pemimpin yang sangat berharga bagi masa depan bangsa ini,” kata Dubes Jepang untuk TL di Kantor MNEK, rabu ini.

Tujuan Proyek JDS untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang menargetkan pejabat  muda untuk menjadi pemimpin di masa depan, dan untuk memperkuat kemitraan antara Jepang dan TL.

Sejak proyek JDS dimulai pada 2018 di TL, 23 pejabat sudah belajar di Jepang. Di antara mereka, 6 sudah  menyelesaikan gelar master mereka.

Berdasarkan Nota yang ditandatangani hari ini, delapan pejabat lainnya akan dipilih untuk melanjutkan studi mereka mulai tahun depan di bidang administrasi publik, sistem hukum, kesehatan, pendidikan, pariwisata, transportasi, dan pengembangan lingkungan.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor: Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!