iklan

INTERNASIONAL, KEADILAN, PENDIDIKAN

AS dukung jurnalis TL lawan misinformation dan disinformation

AS dukung jurnalis TL lawan misinformation dan disinformation

Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Dili menyelenggarakan program pelatihan TechCamp pada lebih dari 50 jurnalis Timor – Leste (TL). Foto Media Kedubes AS

DILI, 24 oktober 2021(TATOLI) – Kedutaan Besar (Kedubes)  Amerika Serikat (AS) di Dili menyelenggarakan program pelatihan TechCamp pada lebih dari 50 jurnalis Timor – Leste (TL)  untuk mengembangkan keterampilan dan perangkat teknologi guna melawan informasi yang salah (misinformation) dan disinformasi (disinformation) dengan lebih baik dalam menyajikan fakta.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Tatoli dari  Kedubes AS di TL, menyebutkan, Tech Camp diadakan melalui kerja sama Asosiasi Jurnalis Timor-Leste (AJTL), Timor-Leste Press Union (TLPU)  dan dengan dukungan dana dari Biro Urusan Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri AS.

Program TechCamp ini baru pertama kali diadakan di TL dengan peserta lebih dari 50 jurnalis di TL. TechCamp  berlangsung dari 16, 17 dan 23 Oktober 2021, dilakukan secara virtual dari Amerika Serikat, Indonesia, dan Filipina.

Empat pelatih jurnalis senior dalam program TechCamp berbagi pengetahuan dan pengalaman serta berdiskusi untuk memperkuat jurnalisme investigasi dan pengecekan fakta dalam upaya untuk melawan informasi yang salah dan disinformasi.

Dijelaskan, Jurnalis Timor yang berpartisipasi dalam program ini akan menerima dana awal setelah TechCamp mendukung upaya lokal untuk memperkuat pengecekan fakta.

Kuasa Usaha Kedubes AS, Tom Daley mengatakan, masyarakat demokratis didirikan dengan tepat di atas keterbukaan dan kebebasan berekspresi. Namun, keterbukaan itu seringkali dapat dimanfaatkan untuk membuat cerita palsu, hoax, dan rumor, seringkali dengan konsekuensi serius. Itulah mengapa sangat penting bagi jurnalis untuk dapat mengenali informasi yang salah dan disinformasi dalam berita dan media sosial.

“Kami sangat senang bisa menyelenggarakan Tech Camp ini di saat yang kritis. Pandemi Covid-19 telah memberikan kelegaan yang tajam terhadap tantangan kritis yang ditimbulkan oleh misinformation dan disinformasi kepada warga di kedua negara setiap hari,” kata Tom Daley dalam siaran pers itu.

Pelatih jurnalis senior yang terlibat dalam TechCamp ini antara lain: Deborah Nelson, Profesor Jurnalisme Investigasi di University of Maryland; Aribowo Sasmito, Co-Founder dan Fact-Check Specialist MAFINDO, sebuah organisasi nirlaba yang memerangi informasi palsu; Karol Ilagan, Direktur Editorial Pusat Jurnalisme Investigasi Filipina; dan, Wahyu Dhyatmika, Pemimpin Redaksi Tempo.co.

TechCamp adalah program yang dijalankan Biro Urusan Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri AS. Lokakarya TechCamp di negara-negara di seluruh dunia menghubungkan peserta dengan pakar teknologi untuk bersama-sama menciptakan solusi teknologi inovatif dan membangun keterampilan digital guna menciptakan solusi nyata untuk tantangan dunia nyata.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!