DILI, 14 oktober 2021 (TATOLI)– Direktur Jenderal Pelayanan Pendaftaran dan Notaris Kementerian Kehakiman, Crisogno da Costa Neno mengatakan proses Pendaftaran Pemilih dan Aktualisasi Data (RE-ADB-Resensamentu Eleitoral no Atualizasaun Baze Dadus) di Korea Selatan (Korsel) berhasil membantu 362 Warga Negara Timor-Leste (WNTL) memperbarui paspor mereka.
“Data sementara dari tim Korsel sampai 12 oktober ini, terdaftar 362 WNTL yang memperbarui paspor mereka,” kata Crisogno pada wartawan di kantor Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama, Pantai Kelapa, Dili, kamis ini.
Crisogno menjelaskan, peranan Kementerian Kehakiman dalam proses RE-ADB ini untuk membantu masyarakat memperbarui dokumen kewarganegaraan dalam mempersiapkan pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2022.
Ia menyebutkan, tim dari notaris Kementerian tidak hanya berfokus pada pembaruan paspor namun juga untuk pembuatan akta Kelahiran dan Kartu Identitas (Bilete Identidade).
“Untuk pembuatan Akta Kelahiran terdaftar empat bayi, sementara pembuatan Kartu Identitas ada 355 orang. Mereka melakukan pembuatan kartu dan akta, karena tidak bisa kembali ke TL, berhubungan dengan masalah pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Dikatakan, kerjasama ini baru pertama kali tim notaris bergabung dengan layanan RE-ADB. Baginya ini adalah pekerjaan yang berat karena melakukannya di luar negeri.
Dia menyebutkan, tim notaris terdiri dari tiga orang. Satu orang berfokus pada pembuatan Akta Kelahiran, satu orang untuk pembuatan Kartu Identitas dan satu lagi untuk pembaruan paspor.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




