DILI, 10 juni 2021 (TATOLI)- Menteri Urusan Luar Negeri dan Kerjasama Timor-Leste (TL), Adaljiza Magno, mengatakan Timor-Leste telah mendapatkan bantuan dana sebesar $10,7 juta untuk memulihkan keadaan pasca bencana siklone seroja pada 4 april 2021, lalu.
Adaljiza menjelaskan, bantuan tersebut telah diberikan oleh negara-negara yang telah bekerjasama dengan Timor-Leste, termasuk para mitra dan organisasi internasional lainnya.
“Setelah bencana alam yang terjadi pada 4 april lalu, saya langsung menuliskan surat kepada banyak negara dan kita telah mendapatkan dana senilai $10,7 juta tetapi angka tersebut tidak terhitung dengan yang sudah ditransfer pada akun bank kita”, ucap Menteri Adaljiza kepada wartawan di kantor Kementerian Urusan Luar Negeri dan Kerjasama Timor-Leste, kamis ini.
Ia mengatakan pemerintah Timor-Leste juga mengajukan permohonan banding bersama dengan organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan meminta dana sebesar $32,7 juta untuk menanggapi kebutuhan dan pemulihan korban bencana Siklon Seroja.
“Setelah mengajukan permohonan banding dengan PBB, maka kita masih menunggu berapa yang bisa diberikan, tetapi sebelumnya bantuan dari Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, Jepang, Amerika dan Negara lainnya telah diterima pemerintah Timor-Leste”, ungkap Menteri Adaljiza.
Menurut data yang dikeluarkan oleh pemerintah Timor-Leste penduduk yang terkena dampak bencana Siklon Seroja 33.835 kepala keluarga dengan 65.000 orang. Dari jumlah tersebut 44 orang dinyatakan meninggal dunia.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




