iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Terima penghargaan Jorge Miranda, Xanana persembahkan untuk Rakyat Timor-Leste

Terima penghargaan Jorge Miranda, Xanana persembahkan untuk Rakyat Timor-Leste

Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, menerima Penghargaan Profesor Dr. Jorge Miranda – Konstitusi dan Hak Asasi Manusia di Aula Magna Rektorat Universitas Lisbon. Foto GPM

DILI, 27 Juni 2026 (TATOLI)– Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, menerima Penghargaan Profesor Dr. Jorge Miranda – Konstitusi dan Hak Asasi Manusia di Aula Magna Rektorat Universitas Lisbon pada 25 Juni 2026.

Dalam pidatonya, PM Xanana menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan merupakan kehormatan pribadi, melainkan milik seluruh rakyat Timor-Leste yang telah berjuang demi kemerdekaan, kebebasan, dan tegaknya demokrasi.

Dalam laman pemerintah yang diakses, disebutkan bahwa dalam upacara penganugerahan itu, Xanana mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas perjuangan kolektif rakyat Timor-Leste yang selama bertahun-tahun menghadapi penderitaan sebelum akhirnya berhasil meraih kemerdekaan dan membangun negara yang berdaulat.

“Penghargaan ini milik seluruh rakyat Timor-Leste, yang terus membela kebebasan dan memperkuat negara demokrasi,” ujar Xanana.

Ia menegaskan bahwa Konstitusi Republik Demokratik Timor-Leste yang disahkan pada 2002 menjadi fondasi utama bagi pembangunan negara demokratis yang menjunjung tinggi hak asasi manusia dan supremasi hukum. Karena itu, ia juga menyampaikan penghargaan kepada Majelis Konstituen atas kepemimpinannya dalam proses penyusunan konstitusi negara.

Menurut Xanana, kemerdekaan Timor-Leste tidak hanya diraih melalui pengorbanan rakyatnya sendiri, tetapi juga berkat solidaritas masyarakat internasional, terutama rakyat Portugal yang terus memberikan dukungan selama perjuangan bangsa Timor-Leste.

Perdana Menteri menekankan bahwa perlindungan hak asasi manusia harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pembangunan nasional tidak boleh hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mencakup peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, dan perlindungan lingkungan.

Terkait demokrasi, PM Xanana mengingatkan bahwa negara demokrasi yang masih muda seperti Timor-Leste harus terus memperkuat kelembagaan negara, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun infrastruktur yang memadai guna menjamin stabilitas politik dan kemajuan nasional.

Dalam pidatonya, Xanana juga menyinggung situasi global dengan menyerukan kepada generasi muda untuk memperkuat semangat multilateralisme, menghormati hukum internasional, serta mendukung pelaksanaan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai hak penentuan nasib sendiri bagi Sahara Barat.

Sementara itu, Jorge Miranda menyampaikan apresiasinya atas penghargaan tersebut dan menyebutnya sebagai sebuah kehormatan bagi dunia hukum tata negara.

Ia menggambarkan Xanana Gusmão sebagai tokoh sejarah yang menjadi simbol perjuangan demi kebebasan dan martabat rakyat Timor-Leste.

“Konstitusi Timor-Leste merupakan keberhasilan penting dalam membangun negara demokrasi modern yang berlandaskan hak asasi manusia, pemisahan kekuasaan, dan supremasi hukum,” kata Jorge Miranda.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Lisbon, Luís Ferreira, menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi kepada Perdana Menteri Timor-Leste beserta seluruh delegasi yang hadir.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi dalam pengembangan konstitusionalisme dan hak asasi manusia, sekaligus memperkuat dialog akademik antara Portugal dan negara-negara berbahasa Portugis, khususnya Timor-Leste.

Luís Ferreira juga menegaskan komitmen Universitas Lisbon untuk terus mendukung pengembangan kapasitas akademik serta mempromosikan nilai-nilai demokrasi guna mempererat kerja sama pendidikan dan penelitian antara kedua negara. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!