iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Dubes Angola : Timor-Leste tunjukkan ketangguhan dalam 24 tahun Restorasi Kemerdekaan

Dubes Angola : Timor-Leste tunjukkan ketangguhan dalam 24 tahun Restorasi Kemerdekaan

Duta Besar Angola untuk Timor-Leste, José Andrade de Lemos sedang diwawancarai wartawan Tatoli. Foto Tatoli/Antonio Daciparu

DILI, 18 Mei 2026 (TATOLI) — Duta Besar Angola untuk Timor-Leste, José Andrade de Lemos, menilai bahwa Timor-Leste telah menunjukkan ketangguhan dan perkembangan positif selama 24 tahun sejak Restorasi Kemerdekaan pada 2002.

Pernyataan tersebut disampaikan Dubes José Andrade de Lemos kepada TATOLI dalam refleksi memperingati 24 tahun Restorasi Kemerdekaan Timor-Leste yang tahun ini mengusung tema “Bersama Kita Membangun Tanah Air yang Semakin Adil, Inklusif dan Tangguh”.

Menurutnya, kemajuan Timor-Leste saat ini terlihat dari upaya negara dalam menjaga sejarah perjuangan bangsa sekaligus mempersiapkan masa depan pembangunan nasional yang lebih kuat.

“Timor-Leste patut diberi selamat karena mampu menjaga memori masa lalu, menjalani masa kini, dan mempersiapkan masa depan,” ujar José Andrade de Lemos pda TATOLI secara eksklusif.

Ia mengatakan, bergabungnya Timor-Leste sebagai anggota ASEAN akan menjadi langkah penting yang membuka peluang baru bagi percepatan pembangunan nasional di berbagai sektor.

“Dengan masuknya Timor-Leste ke ASEAN, hal itu tentu akan memberikan kemajuan baru bagi pembangunan negara,” katanya.

Selain itu, Dubes Angola juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Timor-Leste agar terus mempertahankan semangat perjuangan, keberanian, dan daya tahan dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Kepada seluruh rakyat Timor-Leste yang terus menunjukkan resiliensi, keberanian, dan kekuatan, jangan melupakan sejarah perjuangan bangsa. Hormatilah tanah air Timor-Leste agar menjadi negara yang makmur,” tambahnya.

Hubungan diplomatik antara Angola dan Timor-Leste memiliki sejarah panjang yang bermula sejak masa kolonial Portugis, ketika kedua negara masih berada di bawah kekuasaan Portugis.

Dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Timor-Leste, Angola termasuk salah satu dari 12 negara pertama yang mengakui kemerdekaan Timor-Leste setelah diproklamasikan secara sepihak oleh FRETILIN pada 28 November 1975.

Selain memberikan dukungan diplomatik dan politik, Angola juga menjadi salah satu negara tujuan pengasingan bagi warga Timor-Leste selama masa pendudukan Indonesia.

Saat ini, kedua negara terus memperkuat kerja sama di berbagai bidang seperti pertahanan, keamanan, pendidikan, kesehatan, minyak dan gas, serta pertanian melalui berbagai inisiatif bilateral dan kerja sama di bawah kerangka Komunitas negara-negara berbahasa Portugis (CPLP – Comunidade dos Países de Língua Portuguesa)

Pada 06 Mei 2025, Angola resmi membuka kedutaan besarnya di Dili yang menjadi kedutaan besar pertama dari negara Afrika di Timor-Leste.

Reporter  : Cidalia Fátima

Editor       :  Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!