DILI, 13 Agustus 2025 (TATOLI) – Presiden Republik, José Ramos-Horta, mengungkapkan rencana pembukaan penerbangan langsung antara Melbourne dan Dili melalui maskapai nasional Aero Dili, sebagai upaya untuk mendorong pariwisata dan mempererat hubungan antara Timor-Leste dan Australia.
Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat menghadiri pertunjukan budaya yang dibawakan oleh Paduan Suara Sekolah Boite, dalam rangka peringatan 50 tahun migrasi warga Timor ke Australia. Acara yang berlangsung di Melbourne itu dihadiri oleh komunitas diaspora Timor serta masyarakat lokal pada 12 Agustus 2025.
“Kepala Negara mengumumkan prospek menarik tentang penerbangan langsung dari Melbourne ke Dili melalui maskapai penerbangan Timor-Leste, Aero Dili, yang akan segera membuat perjalanan lebih mudah diakses,” ungkap siaran pers yang diakses TATOLI.
Berita terkait : Aero Dili siap buka rute penerbangan langsung ke China dan Australia
Presiden Ramos-Horta menekankan pentingnya hubungan antarmasyarakat dalam memperkuat kerja sama bilateral, dan memuji penampilan paduan suara muda yang membawakan lagu-lagu Timor dengan penuh semangat dan ketulusan.
Dalam pidatonya, Presiden Ramos-Horta juga mengundang para siswa, keluarga mereka, dan masyarakat Australia untuk mengunjungi Timor-Leste.
Ia menyoroti berbagai daya tarik negara tersebut, mulai dari situs-situs sejarah, kuliner khas, hingga musim migrasi paus yang unik.
“Presiden menyampaikan undangan yang tulus dan pribadi kepada para siswa, keluarga mereka, dan masyarakat Australia yang lebih luas untuk mengunjungi Timor-Leste,” tulis siaran pers itu.
Presiden Ramos-Horta juga menyampaikan sejumlah inisiatif sosial yang dijalankan oleh Istana Kepresidenan, termasuk program makan siang gratis untuk anak-anak dan kegiatan pendidikan setelah jam sekolah, sebagai bagian dari komitmennya terhadap kesejahteraan generasi muda.
Rencana pembukaan rute langsung Aero Dili ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pariwisata, sekaligus memperdalam hubungan historis dan budaya antara kedua negara.
Dalam wawancara sebelumnya, Lourenço de Oliveira, Pendiri dan Direktur Eksekutif Maskapai Aero Dili, mengungkapkan akan membuka rute baru adalah langkah besar yang dilakukan Aero Dili pada tahun ini.
“Tahun ini rencana saya adalah penerbangan ke Australia dan China,” kata Lourenço de Oliveira.
Pria kelahiran Atauro itu menginformasikan rute penerbangan ke Australia saat ini masih dalam proses persetujuan tidak hanya dari AACTL (Civil Aviation Authority of Timor-Leste) tetapi juga dari Civil Aviation Safety Authority (CASA) Australia.
“Memang ada dua rute China dan Australia, namun untuk Australia masih dalam proses dan belum ada persetujuan. Tetapi kita berupaya tahun ini bisa selesaikkan persetujaun untuk rute penerbangan Dili – Melbourne dan Dili – Darwin,” jelasnya.
Maskapai Aero Dili saat ini memliki dua pesawat Airbus A319 dan A320 dan aktif menyediakan layanan penerbangan dari Dili ke berbagai destinasi seperti Bali (Indonesia), Singapura, Xiameng (China) dan berencana untuk memperluas ke Australia tepatnya Darwin dan Melbourne serta ke Thailand.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




