DILI, 09 november 2023 (TATOLI)— Pemerintah Konstitusi ke-IX melalui Kementerian Pendidikan telah mengalokasikan dana sebesar $2.135,850 untuk membayar subsidi transportasi kepada 14,239 guru di seluruh teritori Timor – Leste pada november ini.
Direktur Nasional Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) pada Kementerian Pendidikan, Anita Tavares Ribeiro de Jesus, mengatakan pembayaran subsidi transportasi akan dilakukan pada november 2023 ini. Dimana, subsidi akan dihitung dari juni hingga november 2023 (6 bulan). Dimana, setiap guru akan menerima uang senilai $25 pada setiap bulan sehingga pada akhir november ini para guru masing-masing akan menerima subsidi transportasi sebesar $150.
“Dokumen para guru penerima subsidi transportasi telah selesai diproses. Jadi, Kementerian Pendidikan akan membayar mereka pada november ini,’’ kata Direktur Anita Ribeiro pada Tatoli dikantornya Vila- Verde, Dili, kamis ini.
Dijelaskan, pembayaran subsidi transportasi senilai $25 ini akan diberikan pada semua guru di Timor-Leste termasuk Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah di masing-masing sekolah yang ada di seluruh negeri.
Diungkapkan, kebijakan subsidi transportasi ini diberikan oleh Pemerintah konstitusional ke-IX untuk membantu para guru dalam melakukan kegiatan setiap hari di sekolah karena selama ini banyak guru yang mengeluh jarak sekolah dan rumah yang sangat jauh. Karena itu, Kementerian Pendidikan memberikan kebijakan, untuk meringankan kesulitan yang dihadapi selama ini.
“Lebih mendetail bahwa subsidi transportasi yang akan diterima oleh para guru pada tahap pertama ini akan diberikan pada semua guru, para Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah termasuk para staf Tata Usaha. Pembayaran dihitung pada juni hingga november 2023,” ujarnya.
Dikatakan, pembayaran subsidi transportasi selanjutnya diterima oleh para guru pada bulan desember secara regular pada setiap bulannya.
“Subsidi transportasi para Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah termasuk para staf Tata Usaha akan menerima jumlah uang transportasi yang berbeda sesuai dengan jabatan mereka di setiap sekolah,’’ ujarnya.
Jadi, dikatakan Departemen Nasional Manajemen Sumber Daya Manusia telah melakukan verifikasi data untuk menidentifkasikan jumlah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah termasuk para staf Tata Usaha untuk disesuaikan datanya agar tidak menghadapai masalah di kemudian hari.
Sementara, data awal para guru yang ada di data Departemen Nasional Manajemen Sumber Daya Manusia terdiri dari 14.865, tetapi setelah diverifikasi hanya terdapat 14.239 guru yang berhak menerima subsidi dari Kementerian Pendidikan. Artinya bahwa sekitar 626 guru yang tidak menerima subsidi transportasi.
Karena itu, Departemen Nasional Manajemen Sumber Daya Manusia bersama dengan Departemen Keuangan dari Kementerian Pendidikan akan melakukan verifikasi terhadap dokumen setelah 626 guru tersebut itu akan menerima hak mereka pada pembayaran subsidi transportasi tahap kedua yang akan berlangsung pada desember 2023.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




