DILI, 18 mei 2022 (TATOLI)— Presiden Republik, Francisco Guterres Lú Olo, rabu ini mengesahkan usulan aturan Parlamen Nasional No. 62/V- dengan perubahan pertama No. 1/2022, tertanggal 3 januari tentang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2022.
Berdasarkan siaran pers yang diakses Tatoli dari Media Kepresidenan, rabu ini menyebutkan, usulan revisi anggaran 2022 disetujui dengan peraturan No.1/2022, tertanggal 3 januari. Namun, dilihat dari situasi ekonomi internasional, ditambah substansi tingkat inflasi untuk mengambil langkah agar dapat mencegah dampak ekonomi.
Sebelumnya, Anggota Parlamen Nasional (PN), telah menyetujui usulan revisi anggaran 2022, senilai $1.241.210.748 setelah melakukan debat final global dalam sidang pleno di Parlamen Nasional dengan 36 suara setuju, 22 menolak dan lima (5) absten.
“Pendapatan konsolidasi dari sektor publik administrasi, biaya jasa pekerja dan administrasi pusat naik menjadi $3,100,688,695,” tulis siaran pers tersebut.
Anggaran tersebut dialokasikan dalam kategori pembayaran gaji (salario vensimento), $250.537.130, Barang dan jasa (Bens servisu) $467.077.382, transfer publik (transferensia publik) $1.950.982.687, Dana pembangunan $390.177.399, dana tidak terduga (kapital menor) $41.914.097.
“Sesuai usulan peraturan tersebut selama tahun 2022, pemerintah telah menggunakan dana perminyakan senilai $2.552.598.015,” tulis siaran pers.
Usulan revisi anggaran 2022 tersebut juga menyediakan dana bagi pejuang pembebasan nasional dengan tujuan untuk membiayai program seperti sosial, Pendidikan, Kesehatan, perusahaan, mengakses pada kredit dan aktivitas yang dapat menghasilkan pendapatan.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editro : Armandina Moniz




