DILI, 19 april 2022 (TATOLI)—Presiden Republik, Francisco Guterres Lú Olo, selasa ini mengesahkan rancangan Undang-undang (UU) tentang distribusi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), pada transportasi umum, operator transportasi udara dan maritim nasional.
Berdasarkan siaran pers yang diakses oleh Tatoli, selasa ini menyebutkan, rancangan UU tersebut telah disetujui dalam rapat Dewan Menteri pada 13 april 2022. Dewan Menteri mengesahkan UU tersebut untuk menanggapi kenaikan harga bahan bakar minyak dampak dari perang antara Rusia dan Ukraina.
“Dalam rancangan UU tersebut tertulis bahwa, situasi perang yang terjadi di Ukraina mengakibatkan kenaikan harga BBM sehingga berdampak juga pada pembangunan ekonomi di negara ini,” tulis siaran pers itu.
Berita terkait : Pemerintah setuju alokasi subsidi BBM untuk transportasi umum
Rancangan UU, dikeluarkan untuk memberikan subsidi keuangan sementara, dengan tujuan mengurangi dampak ekonomi dari kenaikan harga BBM dengan mendistribusi subsidi pada transportasi umum.
“Subsidi akan diberikan berupa Voucher BBM, setara dengan 100% dari nilai perbedaan dari tanggal 21 desember 2021 dan subsidi BBM yang diterapkan dari tanggal berlakunya voucher,” tulis siaran pers tersebut.
Pemerintah akan memberikan voucher subsidi, jika satu liter dari $1 naik menjadi $1.25 maka pemerintah akan menanggung $0.25 sen.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




