DILI, 14 Juli 2026 (TATOLI) – Brigade Medis Kuba tetap menjadi salah satu pilar utama kerja sama bilateral antara Kuba dan Timor-Leste. Selain melanjutkan kolaborasi di bidang kesehatan, kedua negara juga berkomitmen memperluas kerja sama ke sektor sosial dan ekonomi.
Komitmen tersebut disampaikan Duta Besar Kuba untuk Timor-Leste, Alina Aldama, usai melakukan pertemuan dengan Presiden Republik, José Ramos-Horta, di Istana Kepresidenan, Dili, Selasa ini.
Alina mengatakan pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan perkembangan kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara, khususnya kontribusi Brigade Medis Kuba yang hingga kini masih memberikan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Timor-Leste.
“Kami telah mengadakan pertemuan yang sangat baik dengan Yang Mulia Presiden Republik. Dalam kesempatan itu kami menyampaikan perkembangan kerja sama yang selama ini diberikan Kuba kepada Timor-Leste,” kata Alina kepada wartawan.
Menurutnya, salah satu pokok pembahasan adalah pelaksanaan tugas Brigade Medis Kuba yang saat ini ditempatkan di seluruh 12 kotamadya dan Daerah Administratif Khusus Oecusse-Ambeno (RAEOA).
“Kami menjelaskan kepada Presiden bagaimana para dokter Kuba menjalankan tugas mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di berbagai daerah,” ujarnya.
Selain mengevaluasi kerja sama di sektor kesehatan, kedua pihak juga membahas peluang memperluas kolaborasi ke sektor-sektor lain yang dapat mendukung pembangunan Timor-Leste.
“Kami juga membahas prospek kerja sama ke depan, termasuk kemungkinan memperluas kolaborasi ke sektor-sektor lain dalam bidang sosial maupun ekonomi di Timor-Leste,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Alina turut menyampaikan persiapan Kedutaan Besar Kuba untuk memperingati 100 tahun kelahiran Pemimpin Revolusi Kuba, Fidel Castro Ruz, yang jatuh pada 13 Agustus mendatang.
Ia mengatakan Kedutaan Besar Kuba tengah mempersiapkan kegiatan peringatan khusus dan telah mengundang Presiden Ramos-Horta untuk menghadiri acara tersebut.
“Pertemuan hari ini menjadi kesempatan yang baik untuk semakin memperkuat hubungan persahabatan dan solidaritas yang telah terjalin antara Kuba dan Timor-Leste,” ujarnya.
Mengenai pesan Presiden Ramos-Horta, Alina mengatakan Kepala Negara kembali menegaskan pentingnya menjaga hubungan persahabatan, memperkuat kerja sama, serta mempertahankan semangat solidaritas yang telah menjadi dasar hubungan kedua negara sejak Timor-Leste meraih kemerdekaan.
Menurut Alina, Presiden Republik juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus diberikan Kuba kepada Timor-Leste, terutama melalui sektor kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia.
Menanggapi kemungkinan kehadiran Presiden pada peringatan 100 tahun Fidel Castro, Alina mengatakan Ramos-Horta menyambut baik undangan tersebut. Namun, kehadirannya akan disesuaikan dengan agenda kenegaraan yang padat, baik di dalam maupun luar negeri.
“Presiden memiliki banyak komitmen internasional. Karena itu kami akan mencari waktu yang paling tepat agar jadwal beliau dapat disesuaikan. Selanjutnya Kedutaan Besar Kuba akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepresidenan untuk menentukan waktu yang memungkinkan beliau menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin bersejarah Revolusi Kuba, Fidel Castro Ruz,” tutupnya.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




