DILI, 18 Mei 2026 (TATOLI) — Sekretaris Negara untuk Pelatihan Kejuruan dan Ketenagakerjaan (SEFOPE) Timor-Leste, Rogério de Araujo Mendonça, bertemu Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Sosialis Vietnam, Nguyen Manh Khuong. Dalam pertemuan Menteri Khuong membahas minat para pengusaha industri di Provinsi Bac Ninh terhadap pekerja asal Timor-Leste untuk dilatih dan bekerja di industri-industri di Provinsi Bac Ninh di Vietnam.
Dalam Laman SEFOPE, yang diakses Tatoli disebutkan bahwa pertemuan antara keduanya di lakukan pada 14 Mei 2026 di Vietnam. Dimana dalam pertemuan itu, Sekretaris Negara SEFOPE Rogério didampingi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Timor-Leste untuk Vietnam, João Pereira.
Selama pertemuan, berdasarkan Laman dantri.com Wakil Menteri Dalam Negeri Nguyen Manh Khuong menegaskan bahwa hubungan Vietnam dan Timor-Leste berkembang secara positif, menuju kerja sama komprehensif di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, dan telekomunikasi.
Mengenai pengalaman kerja sama tenaga kerja, Wakil Menteri Dalam Negeri Khuong menyatakan bahwa Vietnam juga mempekerjakan pekerja dari seluruh dunia yang memenuhi persyaratan untuk datang dan bekerja. Sehubungan dengan hal ini, Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Nomor 219 yang mengatur pekerja asing yang bekerja di Vietnam.
Sehingga, dalam waktu dekat, Wakil Menteri Dalam Negeri Khuong mengatakan bahwa Kementerian Dalam Negeri Vietnam akan siap mendukung dan memfasilitasi kerja sama antara kedua belah pihak.
“Kami percaya bahwa, dengan potensi kerja sama antara kedua negara, hubungan kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri Vietnam dan lembaga-lembaga Timor-Leste akan terus berkembang dan semakin erat di masa mendatang,” tegasnya.
Wakil Menteri Dalam Negeri berharap hubungan kerja sama antara kedua pihak terus meningkat di berbagai bidang dan berharap kegiatan kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri dan lembaga-lembaga Timor-Leste dapat dilaksanakan secara efektif di masa mendatang.
Dan, Vietnam berkomitmen untuk mendukung Timor-Leste dalam proses integrasi ASEAN dan berbagi pengalaman pembangunan, terutama setelah Timor-Leste resmi menjadi anggota ke-11 ASEAN pada Oktober 2025.
Pada pertemuan tersebut, Wakil Direktur Departemen Ketenagakerjaan Nguyen Thi Quyen juga mempresentasikan poin-poin penting dalam Keputusan Nomor 219.

Selain itu, Sekretaris Negara SEFOPE Rogério menyatakan bahwa delegasi telah mengadakan diskusi dengan instansi terkait di Vietnam, khususnya perusahaan-perusahaan di Bac Ninh, mengenai kebutuhan untuk merekrut pekerja Timor-Leste untuk bekerja di Bac Ninh secara khusus dan Vietnam secara umum.
Sekretaris Negara SEFOPE Rogério sangat mengapresiasi keinginan dan kekuatan perusahaan-perusahaan di kawasan industri Bac Ninh dalam merekrut dan melatih pekerja Timor-Leste di bidang-bidang seperti pertanian berteknologi tinggi, budidaya perikanan, konstruksi, dan manajemen hotel dan restoran.
Pemerintah Timor-Leste mengakui dukungan antusias Vietnam terhadap aksesi Timor-Leste ke ASEAN. Sehingga, Sekretaris Negara SEFOPE Rogério menyatakan harapannya akan kelanjutan kerja sama bilateral dengan Vietnam setelah periode resmi aksesi ASEAN, khususnya di bidang pelatihan dan perekrutan tenaga kerja.
Setelah mendengar tentang peraturan perekrutan pekerja asing di Vietnam, Sekretaris Negara SEFOPE Rogério menyatakan bahwa ia akan berkoordinasi erat dan menugaskan Kedutaan Besar Timor-Leste di Vietnam untuk melakukan diskusi lebih lanjut yang spesifik guna memilih pekerja dari negaranya yang memenuhi persyaratan dan kondisi bisnis di Vietnam.
Pertemuan antara keduanya dilakukan merupakan bagian dari serangkaian pertemuan dengan Kementerian-Kementerian Nasional Vietnam, para Pemimpin Provinsi Bac Ninh Vietnam, dan kunjungan ke Industri-industri di Provinsi Bac Ninh sebagai bagian dari Agenda Kunjungan Sekretaris Negara SEFOPE ke Vietnam yang dilakukan pada tanggal 10 – 15 Mei 2026.
TATOLI




