DILI, 27 Januari 2026 (TATOLI) — Dewan Menteri Timor-Leste pada 27 Januari 2026 menyetujui donasi sebesar US$2 juta untuk Republik Mozambik, menyusul banjir besar yang telah melanda negara tersebut. Dimana banjir tersebut menimbulkan hilangnya nyawa, pengungsian paksa, kerusakan rumah dan infrastruktur sosial, serta gangguan signifikan terhadap akses ke layanan penting.
Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap permintaan resmi pemerintah Mozambik, mengingat skala krisis kemanusiaan yang memengaruhi ratusan ribu orang, terutama perempuan dan anak-anak.
Bantuan Timor-Leste dimaksudkan untuk memperkuat respons kemanusiaan, mendukung kapasitas pertolongan bagi penduduk terdampak, dan mengurangi dampak langsung dari keadaan darurat, berkoordinasi dengan otoritas Mozambik serta upaya komunitas internasional.
Dikutip dari The Guardian, sejak Desember 2025 hingga Januari 2026, hujan ekstrem melanda Mozambik, serta wilayah Afrika Selatan dan Zimbabwe, menyebabkan banjir yang disebut sebagai bencana paling parah dalam dua dekade terakhir.
Air sungai yang meluap menenggelamkan rumah, fasilitas sosial, dan memaksa buaya memasuki pemukiman, menyebabkan beberapa kematian. Ratusan ribu orang terdampak langsung, terutama di wilayah Gaza dan Maputo. Jalan raya utama EN1 juga terputus, melumpuhkan konektivitas dan perdagangan di beberapa daerah.
Anak-anak menjadi kelompok paling rentan karena rumah, sekolah, dan fasilitas kesehatan rusak atau terendam. Risiko penyakit dari air tercemar, termasuk kolera, meningkat karena terganggunya akses air bersih dan sanitasi. Banyak fasilitas kesehatan hancur atau tidak berfungsi, meninggalkan puluhan ribu warga tanpa layanan medis dasar.
Ribuan warga telah diselamatkan dengan perahu, helikopter, dan pesawat amfibi. Tim respons darurat dari Southern African Development Community (SADC) dikerahkan untuk mendukung pencarian, penyelamatan, dan koordinasi bantuan.
Pasokan kemanusiaan dari UNICEF dan Uni Eropa, termasuk 88 ton suplai penting untuk air bersih, kesehatan, nutrisi, dan tempat penampungan, telah tiba di Mozambik, memperkuat upaya darurat di lapangan.
Keputusan Dewan Menteri Timor-Leste untuk mendonasikan US$2 juta mencerminkan solidaritas global di tengah krisis kemanusiaan yang mendesak, serta komitmen negara untuk mendukung pemulihan penduduk terdampak di Mozambik.
Meski fokus saat ini pada banjir, krisis struktural lain tetap berlangsung. Konflik berkepanjangan di utara Mozambik, khususnya di provinsi Nampula dan Cabo Delgado, terus memaksa ribuan orang mengungsi dan memicu kerawanan pangan. Kekurangan pangan tetap tinggi, dengan jutaan orang menghadapi food insecurity akibat kekeringan, gangguan pertanian, dan dampak konflik.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




