iklan

INTERNASIONAL

Hari Solidaritas Palestina : PBB tekankan bantuan kemanusiaan dan solusi dua negara

Hari Solidaritas Palestina : PBB tekankan bantuan kemanusiaan dan solusi dua negara

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres. Foto REUTERS

DILI, 29 November 2025 (TATOLI) — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, menyerukan perlindungan bagi warga Palestina, meningkatan bantuan kemanusiaan, serta percepatan proses menuju solusi dua negara pada Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina, yang diperingati setiap 29 November.

Dalam pesannya Sekjen PBB  yang diakses Tatoli dari laman resmi PBB, menyoroti dua tahun penderitaan yang mengerikan di Gaza, termasuk kematian puluhan ribu warga, hampir sepertiganya anak-anak, serta ribuan lainnya terluka. Infrastruktur penting seperti sekolah, rumah sakit, dan rumah-rumah warga hancur, sementara kelaparan, penyakit, dan trauma merajalela di wilayah tersebut.

Sekjen PBB juga menekankan bahwa ketidakadilan masih berlangsung di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, dengan operasi militer Israel, kekerasan pemukim, penggusuran, pembongkaran, dan ancaman aneksasi. Antonio Guterres menyoroti bahwa ratusan pekerja kemanusiaan, termasuk staf Palestina di PBB, telah menjadi korban, menandai kehilangan personel terbesar dalam sejarah Organisasi. Jurnalis pun tewas dalam jumlah yang belum pernah terjadi sejak Perang Dunia Kedua.

“Pembunuhan warga sipil, pengungsian berulang, dan terhambatnya bantuan kemanusiaan seharusnya tidak pernah diterima dalam keadaan apa pun,” kata Antonio Guterres. Ia menekankan pentingnya menghormati gencatan senjata baru-baru ini dan bekerja menuju solusi yang memulihkan hukum internasional.

Sekjen PBB  juga menyerukan pengembalian jenazah para sandera dari serangan 07 Oktober 2023 kepada keluarga mereka secara bermartabat, serta mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan secara besar-besaran ke Gaza. Ia menegaskan peran vital Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) bagi jutaan warga Palestina.

Selain itu, Sekjen PBB kembali menekankan diakhirinya pendudukan ilegal wilayah Palestina dan dorongan kemajuan menuju solusi dua negara, di mana Israel dan Palestina hidup berdampingan secara damai dan aman dalam perbatasan yang diakui, dengan Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara.

Antonio Guterres menutup pesannya dengan mengajak komunitas internasional untuk menimba inspirasi dari ketahanan dan harapan rakyat Palestina, serta berdiri teguh dalam solidaritas terhadap hak mereka atas martabat, keadilan, dan penentuan nasib sendiri.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!