iklan

EKONOMI, HEADLINE

PM Taur : pelaksanaan penggunaan APBN 2022 lambat namun berkualitas

PM Taur : pelaksanaan penggunaan APBN 2022 lambat namun berkualitas

Perdana Menteri, Taur Matan Ruak. Foto Tatoli/Egas Cristóvão

DILI, 13 oktober 2022 (TATOLI)—Perdana Menteri, Taur Matan Ruak, mengatakan, pelaksanaan penggunaan revisi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2022, senilai $3,224,476,697.06 lambat namun berkualitas, dari pada mempercepat penggunaan tetapi tidak mengetahui kejelasan pengeluaran anggarannya.

“Prinsip saya lebih mementingkan pelaksanaan penggunaan APBN yang sesuai, bukan pengeluaran yang tidak sesuai. Dulu saya sebagai Presiden Republik, selalu  mengkritik Pemerintah  tentang pengeluaran biaya belanja negara. Namun, tidak pernah bertanya tentang pengeluaran tersebut untuk apa saja. Sehingga, ini yang harus diterapkan  dan harus diketahui lebih dulu pengeluarannya untuk apa saja,” kata Perdana Menteri, Taur Matan Ruak, pada wartawan, usai bertemu  Presiden Republik, José Ramos Horta, di Istana Kepresidenan Bairro Pite Dili, kamis ini.

Kepala Pemerintah juga menambahkan, pelaksanaan penggunaan APBN 2022 sangat lambat namun berkualitas, jika masih ada sisa anggaran,  akan dikembalikan ke  kas negara.

Sementara, Wakil Menteri Keuangan, António Freitas, mengutarakan  pelaksanaan penggunaan APBN tahun 2022 sangat kecil, karena menghadapi beberapa kesulitan.

“Publik memprotes, mengapa penggunaan anggaran sangat kecil, namun saya minta untuk tidak melihat pada persentase penggunaan, namun karena pemerintah telah menerapkan anggaran tersebut sesuai dengan program. Saya harus berkata jujur bahwa, kita menghadapi masalah, mengapa baru mencapai 38,4 % saja. Itu karena, kita mempunyai anggaran untuk pejuang kebebasan yang saat ini sedang dipersiapkan dokumen sebelum di implementasi, dan program ‘Cesta Basica’ yang masih dalam proses pembagian,” kata Antonio.

Dijelaskan, masalah lain seperti, pada dana infrastruktur. Dimana  tidak digunakan dengan cepat, karena Pemerintah konstitusi ke-VIII  yang dipimpin   PM Taur Matan Ruak, memerintahkan untuk berbagai proyek tenderisasi harus melakukan studi terlebih dahulu, termasuk juga dokumen teknik.

Menurut Laman resmi Kementerian Keuangan pada ‘Portál Transparénsia’ menyebutkan,  pelaksanaan penggunaan APBN ratifikasi 2022 dalam kategori gaji  telah mencapai  $88,068,078.0 (67.3%) dari anggaran yang di alokasi 270,050,717.00. Sementara, kategori barang dan jasa telah digunakan sebesar $159,320,299.18 (52.5%) dari anggaran yang di alokasi $525,594,767.06.

Dilain pihak, penggunaan pada kategori modal kecil senilai $6,732,990.26 (36.5%) dari alokasi anggaran $53,362,229.57. Sementara, pada kategori dana pengembangan telah dieksekusi senilai $294,536,294.25 (24.0%) dari alokasi anggaran sebesar $459,813,145.63.

Sementara, untuk kategori transfer publik telah digunakan senilai $1,172,139,816.58 (34.8%) dari total $1,906,965,126.95. Dilain pihak, untuk kategori biaya tidak terduga telah digunakan senilai $3,575,489.74 (57%) dari anggaran yang dialokasikan sebesar $8,690,710,85.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!