DILI, 09 Juni 2026 (TATOLI)– Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, memberikan penghormatan kepada pemimpin revolusioner Vietnam, Ho Chi Minh, serta para pahlawan dan martir Vietnam dalam sebuah upacara resmi di Mausoleum Ho Chi Minh dan Monumen Pahlawan dan Martir di Lapangan Ba Dinh, Hanoi, Senin (08/06).
Penghormatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan resmi PM Xanana ke Republik Sosialis Vietnam yang berlangsung selama tiga hari, dari 08 hingga 10 Juni 2026, atas undangan Pemerintah Vietnam.
Upacara peletakan karangan bunga yang berlangsung khidmat itu menandai dimulainya agenda resmi Kepala Pemerintahan Timor-Leste di Vietnam. Dalam seremoni tersebut, PM Xanana didampingi Menteri Sains dan Teknologi Vietnam, Huynh Thanh Dat.
Keduanya memberikan penghormatan kepada Ho Chi Minh, tokoh yang dikenal sebagai pendiri Vietnam modern, serta kepada para pahlawan dan martir yang telah mengorbankan nyawa mereka dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan kebebasan bangsa Vietnam.
Lapangan Ba Dinh memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi rakyat Vietnam. Di lokasi tersebut, Ho Chi Minh memproklamasikan kemerdekaan Vietnam pada 02 September 1945, yang menandai lahirnya negara Vietnam modern.
Sementara itu, Mausoleum Ho Chi Minh yang berdiri di kawasan Ba Dinh menjadi salah satu simbol sejarah dan budaya paling penting di Vietnam. Hingga kini, situs tersebut terus menjadi tujuan ribuan pengunjung dari dalam dan luar negeri yang ingin memberikan penghormatan kepada pemimpin yang dihormati sebagai bapak bangsa Vietnam.
Kunjungan PM Xanana ke situs bersejarah tersebut mencerminkan penghormatan Timor-Leste terhadap perjuangan bangsa Vietnam sekaligus memperkuat hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara kedua negara.
Selain menghadiri upacara penghormatan, PM Xanana dijadwalkan mengikuti berbagai agenda penting selama berada di Hanoi, termasuk menghadiri ASEAN Future Forum 2026 dan menyampaikan pidato kenegaraan pada pembukaan forum tersebut.
Forum yang mempertemukan para pemimpin politik, pembuat kebijakan, akademisi, dan mitra pembangunan dari berbagai negara itu menjadi kesempatan bagi Timor-Leste untuk memperkuat keterlibatan regional serta memperluas kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Selama kunjungan resmi tersebut, PM Xanana didampingi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay; Wakil Perdana Menteri Koordinator Bidang Sosial dan Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Komunitas, Mariano Assanami Sabino; Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Bendito dos Santos Freitas; Menteri Pendidikan, Dulce de Jesus Soares; Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira; Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Maria da Costa Rangel; Sekretaris Negara Komunikasi Sosial, Expedito Dias Ximenes; serta Kepala Kantor Perdana Menteri, Elizabeth Exposto.
Kunjungan ini diharapkan semakin mempererat hubungan bilateral Timor-Leste dan Vietnam, terutama dalam bidang pendidikan, perdagangan, investasi, komunikasi, dan kerja sama regional menjelang keanggotaan penuh Timor-Leste di ASEAN.
Mausoleum Ho Chi Minh adalah bangunan makam megah yang terletak di tengah Alun-Alun Ba Đình, Hanoi, Vietnam. Tempat ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir Presiden Ho Chi Minh, bapak bangsa yang memimpin revolusi kemerdekaan Vietnam.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




