DILI, 12 Februari 2026 (TATOLI) – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Industri (MCI) melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Pasar Modern Kotamadya Baucau, yang terletak di Vila Nova, pada Kamis (12/02/2026).
Acara peletakkan batu pertama dilakukan oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koordinator Sosial, Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Rakyat, Mariano Assanami Sabino didampingi Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira, Ketua Otoritas Kotamadya Baucau, Veneranda Lemos Martins dan juga anggota pemerintah lainnya serta otoritas daerah.
Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira, mengatakan bahwa pasar baru ini merupakan peluang bagus bagi seluruh masyarakat Baucau di masa depan untuk berbisnis. Oleh karena itu, tema peluncurannya adalah “Pasar Baru, Peluang Baru untuk Pembangunan Ekonomi Lokal”.
“Pasar ini akan memfasilitasi para pedagang kita untuk melakukan kegiatan yang berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal”, kata Filipus Nino Pereira.
Menurutnya, berbicara tentang perekonomian yang berjalan dimulai dari para pedagang, sektor swasta, sehingga mereka membutuhkan pasar yang layak untuk menjalankan kegiatan ekonomi mereka. “Inilah mengapa Pemerintah terus berupaya mendukung perekonomian lokal melalui peningkatan pasar, jalan, dan lain-lain,” katanya.
Melalui pasar ini, katanya, akan melakukan kegiatan bisnis untuk mempromosikan produk-produk lokal karena Baucau memiliki potensi yang dapat menghasilkan banyak produk di Timor-Leste.
Berita terkait : Pemerintah perkuat ekonomi lokal dengan peletakkan batu pertama Pasar Kotamadya Ermera
Dilain pihak, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koordinator Sosial, Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Rakyat, Mariano Assanami Sabino mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Baucau yang telah bersabar selama bertahun-tahun menunggu pasar baru ini dan akhirnya berhasil meluncurkan acara peletakkan batu pertama untuk pembangunan pasar ini.
“Komitmen Pemerintah adalah membangun tempat yang layak bagi rakyatnya atau bagi para pedagang, untuk melakukan kegiatan usaha, karena berbicara tentang pembangunan ekonomi berasal dari rakyat, terutama para pedagang,” kata Assanami.
Sementara itu, Ketua Otoritas Kotamadya Baucau, Veneranda Lemos Martins, mengatakan seluruh masyarakat Baucau telah lama menunggu, tetapi hari ini menandai sejarah baru bagi kota Baucau melalui peletakkan batu pertama pembangunan Pasar Kotamadya, yang akan memudahkan para pedagang untuk menemukan tempat yang baik untuk berbisnis.
Ia menekankan bahwa Baucau belum memiliki pasar sendiri bagi para pedagang untuk melakukan aktivitas mereka. Pasar yang digunakan oleh masyarakat selama ini berasal dari era Portugis yang dibangun pada tahun 1932.
“Sekarang pemerintah mulai membangun pasar ini, pemerintah akan mendukung para pedagang untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi negara, karena pilar fundamental ekonomi negara berawal dari rakyat,” katanya.
Ia meminta perusahaan konstruksi untuk terus bekerja memastikan kualitas pekerjaan dan menyelesaikannya dengan cepat sesuai kontrak, sehingga memudahkan para pedagang.
Sedangkan, Direktur Perusahaan Suhurama Developer Unipessoal Lda, Ricardo Cardoso, mengatakan pembangunan pasar akan segera difasilitasi dengan listrik, air bersih, tempat parkir, aula, dan fasilitas lainnya.
Ia mengatakan pembangunan tersebut dilakukan oleh dua perusahaan, yaitu Fujian Yongtai Construction Group.Co, Ltd, melakukan joint dengan Perusahaan Suhurama Developer Unipessoal Lda. Total anggaran untuk pembangunan pasar ini lebih dari US$7 juta dan durasi pembangunan selama dua tahun.
“Hari ini peletakan batu pertama dilakukan, mulai hari ini kami bekerja dan akan berupaya untuk menyelesaikannya sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam kontrak,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 06 Februari 2026, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Industri (MCI) telah melakukan acara peletakkan batu pertama pembangunan Pasar Modern Kotamadya Ermera. Dimana, Pembangunan pasar ini dilakukan oleh perusahaan Henan Fifth Construction Group Co., Ltd., dari China, dengan total anggaran sebesar US$8.861.517,89 dan durasi pengerjaan satu setengah tahun atau 19 bulan.
Reporter : Arminda Fonseca (Penerjemah : Armandina Moniz)
Editor : Maria Auxiliadora




