DILI, 24 Juli 2025 (TATOLI)– Tim basket putra dan putri U-16 dalam kompetisi mendapatkan empat kekalahan dalam Pertandingan Komunitas Negara Negara Berbahasa Portugis (CPLP) ke – XII tahun 2025, namun tetap memiliki kesempatan berlaga di semi final yang akan digelar Jumat (25/7).
Dalam pertandingan tersebut, tim basket putri sempat melawan tim Portugal. Hanya dalam dalam waktu tiga menit, tim Portugal berhasil mengumpulkan 10 poin, sementara tim putri Timor – Leste tetap tidak mendapatkan poin.
Dari pertandingan tersebut, tim Portugal yang beranggotakan Ines Cardoso Leitao, Maliana Indio, dan Rita Siverino tampil dominan. Lara Silva Gomes (pemain pengganti) tampil dominan, sehingga tim basket putri Timor – Leste yang beranggotakan Tereza Franco Silva, Maria Auxiladora, Rosita Caetano, Mozano, dan Mozania hanya mampu mengumpulkan dua poin, sementara Portugal mendapatkan 21 poin.
Babak kedua pertandingan, yang berlangsung pukul 17.00 – 17.30 WTL itu, Timor-Leste berhadapan dengan tim putri Cabo Verde dan terus kalah dengan selisih satu poin, sementara Cabo Verde menang dengan selisih 21 poin.
Sementara tim putra Timor-Leste yang melawan Portugal juga meraih dua poin, sementara Portugal dengan 21 poin.
Meskipun tuan rumah kalah empat kali, tim putra dan putri tetap memiliki kesempatan untuk bermain di semi final, yang akan digelar pada Jumat, (25/7) di Gedung Olahraga (Gimnaziu) Dili, melawan tim Portugal dalam perebutan posisi ketiga dan keempat putri.
Sementara tim bola basket putri Mozambik menang dramatis. Jadi, tim bola basket putri Portugal akan melawan tim bola basket putri Cabo Verde untuk memperebutkan posisi pertama dan kedua.
Sementara itu, tim putra Angola akan melawan tim Portugal untuk perebutan posisi pertama dan kedua, sementara Timor-Leste akan melawan Cabo Verde untuk merebut posisi ketiga dan keempat.
Perlu di ingat bahwa pada pertandingan pembuka tim basket putra Timor-Leste kalah dari Angola, Cabo Verde, dan Portugal dan tim putri pada pertandingan pembuka kalah dari tim Angola, Mozambik, Cavo Verde, dan Portugal.
Reporter : Natalino Belo/Penerjemah : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




