DILI, 16 Juli 2025 (TATOLI) – Pemerintah melalui Dewan Menteri menyetujui rancangan Undang-Undang mengenai penerimaan dan Akses Pendidikan Tinggi, dalam rapat yang diadakan di Kantor Pemerintah, Dili, Rabu ini.
Rancangan tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan, José Honório da Costa Pereira Jerónimo, dan bertujuan untuk membentuk kerangka hukum yang jelas dan adil bagi proses akses ke pendidikan tinggi di Timor-Leste.
Berdasarkan Undang-Undang Kerangka Kerja Pendidikan Tinggi, ketetapan ini menetapkan aturan umum mengenai prosedur pendaftaran, seleksi, dan penempatan bagi siswa yang telah menyelesaikan pendidikan menengah atas dan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.
“Langkah ini berlaku untuk semua siswa yang telah menyelesaikan sekolah menengah atas dan ingin mendaftar di perguruan tinggi negeri atau swasta, dengan kriteria penerimaan yang seragam untuk mahasiswa baru.,” demikian bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan usai pertemuan.
Selain menetapkan rezim akses umum, undang-undang juga mencakup rezim khusus yang memberikan perhatian kepada kelompok tertentu, seperti penyandang disabilitas, keluarga rentan, warga negara Timor-Leste lulusan luar negeri, serta individu berusia di atas 23 tahun.
Untuk mendukung pelaksanaan ketentuan tersebut, pemerintah membentuk Kantor Koordinasi Akses Pendidikan Tinggi (CAES), yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh proses penerimaan di perguruan tinggi negeri, termasuk penetapan kalender, pelaksanaan ujian, pemeringkatan kandidat, dan validasi daftar lowongan.
Dalam masa transisi selama sepuluh tahun (2025-2035), pemerintah akan mengelola seluruh proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri. Setelahnya, wewenang akan dialihkan ke masing-masing institusi pendidikan tinggi.
Undang-undang ini juga memberikan ruang bagi program studi tertentu untuk menetapkan prasyarat khusus, serta menyediakan mekanisme banding bagi kandidat yang tidak puas dengan hasil seleksi.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Timor-Leste dalam meningkatkan akses, transparansi, dan kualitas pendidikan tinggi secara nasional.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




