iklan

EKONOMI, HEADLINE

Timor-Leste umumkan partisipasi Pameran Seni Venice Biennale 2026 di Italia

Timor-Leste umumkan partisipasi Pameran Seni Venice Biennale 2026 di Italia

Foto SEAC

DILI, 20 Juni 2025 (TATOLI)— Setelah debut yang mengesankan di Venice La Biennale 2024, Timor-Leste secara resmi mengumumkan keikutsertaan keduanya dalam Pameran Seni Internasional ke-61 La Biennale di Venezia, Italia yang akan berlangsung dari 09 Mei hingga 22 November 2026.

Paviliun Timor-Leste 2026 ditugaskan oleh Kementerian Pemuda, Olahraga, Seni, dan Budaya Timor-Leste, dan akan dikuratori oleh Loredana Pazzini-Paracciani, seorang kurator dan sarjana seni kontemporer Asia Tenggara yang memiliki pengalaman luas di kancah internasional.

Mengangkat tema global “In Minor Keys” yang dirancang oleh mendiang Koyo Kouoh, Paviliun Timor-Leste akan menyoroti narasi pemulihan, pelestarian tradisi, dan penyembuhan dari masa lalu yang penuh gejolak melalui seni.

Kurator Loredana Pazzini-Paracciani menjelaskan bahwa karya-karya yang akan dipilih akan berbicara dengan suara pelan namun penuh gairah, sebagai bentuk cinta dan penghormatan terhadap akar budaya Timor-Leste.

“Saya merasa terhormat dapat melanjutkan tonggak penting yang dicapai oleh Timor-Leste di Biennale 2024. Saya berharap dapat terus membangun kesadaran global tentang warisan kreatif Timor-Leste yang kaya,” ungkap Pazzini-Paracciani dalam siaran pers yang diakses Tatoli, Jumat ini.

Berita terkait : Xanana buka paviliun TL di pameran seni Venice Biennale ke-60 di Italia

Pengumuman kurator ini juga menandai dimulainya Open Call bagi seniman Timor-Leste, termasuk mereka yang berada di diaspora, untuk mengirimkan portofolio karya mereka guna dikurasi dan ditampilkan di Venesia.

Proses seleksi terbuka ini berlangsung dari 15 Juni hingga 15 Juli 2025. Seniman yang berminat harus berusia 25 tahun ke atas dan mengajukan aplikasi dalam bahasa Inggris. Para pelamar yang terpilih akan diundang untuk wawancara tahap berikutnya.

“Kami berharap, melalui proses ini, kami dapat melibatkan lebih banyak seniman Timor-Leste dari berbagai penjuru dunia untuk menjadi suara baru dalam narasi bangsa yang terus berkembang,” tambah Pazzini-Paracciani.

Komisaris Paviliun Timor-Leste 2026, Jorge Soares Cristovão yang menjabat sebagai Sekretaris Negara untuk Seni dan Budaya, menyambut baik penunjukan Pazzini-Paracciani.

“Loredana membawa pengalaman luas dalam dunia seni kontemporer internasional dan komitmen yang dalam terhadap suara-suara seniman Asia,” katanya.

Partisipasi Timor-Leste dalam Venice Biennale tidak hanya merupakan kesempatan artistik, tetapi juga momen penting dalam memperkenalkan identitas budaya negara termuda di Asia Tenggara kepada dunia. Terlebih, pada Oktober tahun ini, Timor-Leste akan resmi menjadi anggota penuh ASEAN, memperkuat posisinya dalam komunitas internasional.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!