iklan

POLITIK, HEADLINE

Dubes Marcos siap emban misi ASEAN dan kerjasama bilateral di Kamboja

Dubes Marcos siap emban misi ASEAN dan kerjasama bilateral di Kamboja

Duta Besar Timor-Leste untuk Kerajaan Kamboja, Marcos dos Reis da Costa bertemu Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão di kantor Pemerintah, Rabu (18/06). Foto GPM

DILI, 18 Juni 2025 (TATOLI)– Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão meminta Duta Besar Timor-Leste untuk Kerajaan Kamboja, Marcos dos Reis da Costa, untuk terus memperkuat kerja sama bilateral antara kedua negara serta memperluas keterlibatan aktif Timor-Leste di kawasan Asia Tenggara melalui mekanisme ASEAN.

Permintaan ini disampaikan langsung oleh Kepala Pemerintah dalam pertemuan dengan Dubes Marcos di Kantor Pemerintah, rabu ini.

Dalam pertemuan tersebut, PM Xanana menyampaikan pesan tegas sekaligus dukungan penuh terhadap misi diplomatik yang akan diemban Dubes Marcos di Phnom Penh.

“Selamat atas penugasan baru Anda. Saya meminta Anda untuk terus memperkuat kerja sama antara Timor-Leste dan Kamboja serta terus melihat kerja sama dengan negara-negara anggota ASEAN,” ujar PM Xanana.

Duta Besar Marcos dos Reis menyambut arahan tersebut dengan penuh komitmen. Ia menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri atas kepercayaan yang diberikan dan menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan tugas dengan berpegang pada prinsip kebijakan luar negeri Timor-Leste yang dicanangkan oleh Pemerintahan Konstitusional IX.

“Bagi Timor-Leste, tidak ada sekutu atau musuh, semua akan bersama dan bersahabat. Ini adalah prinsip yang meneguhkan rasa kemerdekaan kami dan akan menjadi pedoman utama saya dalam menjalin hubungan diplomatik di tengah tantangan global saat ini,” tegas Dubes Marcos.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya menghadap langsung Perdana Menteri untuk meminta arahan politik sebagai landasan dalam menjalankan tugas kenegaraan di Kamboja.

Selain menjaga hubungan bilateral, Dubes Marcos juga mengemban tanggung jawab penting dalam mendukung aspirasi keanggotaan penuh Timor-Leste di ASEAN, yang saat ini memasuki tahap strategis.

Marcos dos Reis da Costa dijadwalkan berangkat ke Kamboja pada minggu pertama Juli 2025. Ia dilantik sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh oleh Presiden Republik dan Peraih Nobel Perdamaian, José Ramos Horta, pada 09 Februari 2025 di Istana Kepresidenan.

Dubes Marcos membawa lebih dari 20 tahun pengalaman diplomatik yang solid. Ia termasuk dalam kelompok pertama 50 diplomat muda yang membentuk Kementerian Luar Negeri pada tahun 2000, dan turut aktif dalam proses diplomasi sejak masa awal kemerdekaan Timor-Leste tahun 2002.

Sebelum penunjukan ini, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Urusan Bilateral untuk Asia dan Oseania di Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama sejak Agustus 2023.

Rekam jejaknya meliputi berbagai posisi strategis seperti Sekretaris Kedua di Malaysia, Sekretaris Pertama di Kantor PBB di Jenewa, serta Konselor di Kedutaan Besar Timor-Leste di Jakarta. Ia juga memegang gelar Magister Eksekutif dalam Hubungan Internasional dari Geneva School of Diplomacy.

Penunjukan Dubes Marcos merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan Timor-Leste dan Kamboja yang semakin intensif. Hubungan kedua negara mencapai tonggak penting setelah kunjungan resmi Presiden Senat dan mantan Perdana Menteri Kamboja, Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen, ke Timor-Leste, pendirian Kedutaan Besar Kamboja di Dili, serta pelantikan Dubes Kamboja, Chun Sovannarith.

Reporter  : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!