DILI, 06 Mei 2025 (TATOLI)– Paus Fransiskus dalam permintaan terakhirnya sebelum wafat, menginstruksikan agar kendaraan ikoniknya, yang dikenal sebagai Mobil Paus diubah menjadi unit kesehatan keliling untuk anak-anak di Gaza – wilayah yang tengah dilanda krisis kemanusiaan berat akibat perang.
Dikutip dari Vatican News, kendaraan yang selama ini digunakan oleh Paus untuk menyapa umat di berbagai penjuru dunia itu kini sedang diubah fungsinya menjadi klinik bergerak.
Dilengkapi dengan perlengkapan medis lengkap seperti alat diagnostik, vaksin, alat tes cepat, serta perlengkapan darurat lainnya, mobil ini akan menjangkau anak-anak di area paling terpencil di Gaza, memberikan harapan di tengah runtuhnya sistem kesehatan dan infrastruktur akibat konflik.
“Inilah intervensi nyata yang dapat menyelamatkan nyawa. Melalui kendaraan ini, kami bisa menjangkau anak-anak yang terluka dan kekurangan gizi yang saat ini sama sekali tidak memiliki akses layanan medis,” ujar Sekretaris Jenderal Caritas Swedia, Peter Brune, dalam siaran pers.
Berita terkait : Konklaf Pemilihan Paus Baru dimulai 07 Mei, Gereja Katolik siap sambut Paus baru
Paus Fransiskus dikenal luas karena kedekatannya dengan kaum tertindas dan pernyataan kuatnya mengenai kemanusiaan.
“Anak-anak bukanlah angka, mereka adalah wajah, nama, cerita, dan masing-masing adalah sakral,” ucapnya dalam satu kesempatan.
Pernyataan ini kini diwujudkan secara nyata melalui warisan terakhirnya untuk Gaza.
Caritas Jerusalem, lembaga amal Katolik yang telah lama bekerja di wilayah Palestina, memimpin pelaksanaan proyek ini. Dengan lebih dari 100 staf medis dan relawan, mereka mengkoordinasikan operasional klinik keliling ini di tengah tantangan besar di lapangan.
Sekretaris Jenderal Caritas Jerusalem, Anton Asfar, menegaskan bahwa kendaraan ini bukan sekadar sarana medis, tetapi simbol cinta, perhatian, dan kedekatan Paus terhadap mereka yang paling rentan.
Dalam foto-foto yang dirilis, tampak kendaraan tersebut telah dimodifikasi secara cermat untuk memenuhi kebutuhan darurat anak-anak Gaza.
Dengan kembalinya akses kemanusiaan ke wilayah tersebut, Mobil Paus yang kini menjadi klinik keliling ini membawa pesan kuat bahwa dunia belum melupakan Gaza.
“Ini bukan hanya kendaraan, jini adalah undangan bagi dunia untuk mengingat Gaza dan anak-anaknya,” kata Peter Brune.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Julia Chatarina




