DILI, 02 Mei 2025 (TATOLI)— Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktur Nasional Layanan Rumah Sakit (DNSH), Carlos de Carvalho, menegaskan Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian tidak pernah melakukan rujukan pasien ke Rumah Sakit Atambua – Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Carlos de Carvalho menjawab informasi yang beredar di media sosial mengenai seorang pasien warga negara Timor-Leste yang meninggal dunia karena gantung diri di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Atambua, pada jumat (02/05).
“Sampai saat ini Pemerintah kita belum pernah mengirim pasien ke Rumah sakit di Atambua. Dari informasi dikatakan dari Timor-Leste, mungkin kesana secara pribadi. Karena, Pemerintah belum pernah melakukan rujukan pasien ke Atambua,” kata Direktur Carlos de Carvalho kepada wartawan Tatoli di kantornya CaiColi Dili, jumat ini.
Ia menegaskan bahwa informasi yang saat ini beredar bahwa pasien tersebut adalah rujukan dari Pemerintah ke Atambua, itu hoax atau tidak benar.
“Selama ini kita hanya melakukan rujukan pasien ke Malaysia dan Singapura, tapi belum pernah ke Atambua,” jelasnya.
Menurut informasi yang diakses di media sosial bahwa seorang pasien meninggal dunia akibat gantung diri di RSUD Atambua berasal dari Kotamadya Ermera.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




