AINARO, 16 oktober 2024 (TATOLI)– Pemerintah dan Kepresidenan Republik kembali mengadakan inisiatif Festival Rabilau 2024 pada 16 – 18 oktober di Pos Administratif Maubisse, Kotamadya Ainaro. Kendati demikian masalah infrastruktur dasar masih jadi masalah yang belum diselesaikan.
Dalam wawancara Tatoli dengan masyarakat lokal, António Mendonça sangat gembira Rabilau dipilih untuk menjadi tempat bagi festival tahunan tetapi juga diharapkan infrastruktur dasar harus diperbaiki.
“Sangat senang sekali festival ini diadakan, karena banyak orang yang datang untuk berkunjung ke tempat ini, tapi kalo bisa di tempat ini harus ditanam pohon agar saat kami datang dan melihat festival bisa ada tempat untuk berteduh,” jelas António Mendonça di Rabilau Maubisse, rabu ini.
Ia meminta pemerintahan lokal untuk berinisiatif dalam membuka jalan yang sesuai karena dari jalan utama Kanurema sampai Rabilau para turis harus dihadapkan dengan medan jalan yang rusak.
“Jika ingin banyak orang datang semua harus diperbaiki, air, listrik dan tentunya jalan yang sesuai. Di tempat ini sudah bagus dan indah tapi akan lebih baik jika ada pohon,” ucapnya.
Domingas Mendonça yang juga menjadi masyarakat lokal di Maubisse mengungkapkan pentingnya festival tersebut untuk mendatangkan lebih banyak turis sehingga pariwisata lokal lebih disoroti.

“Kami tinggal dekat sini, saya bersama kedua anak saya dan tiga keponakan kesini untuk menonton festival, tapi disini masalahnya adalah air bersih karena meskipun tempat ini terkenal masyarakat dekat sini terus menghadapi kurangnya air bersih,” katanya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Ketua Kelompok Kafé Familia, Natalia da Costa Noronha, seorang Pedagang dari Kotamady Manufahi yang mengikuti Pameran Produk Tradisional Festival Rabilau meminta pemerintah untuk lebih serius dalam memperbaiki jalan di Rabilau.
“Kemarin saya bersama staff kami datang dengan mobil angguna, saya hadir karena ini festival yang sangat besar tapi ini sangat beresiko karena dari jalan utama sampai Rabilau memiliki banyak tikungan dan tanjakan. Rekomendasi kami diperluas lagi jalannya agar tahun depan kita yang datang merasa aman,” ucapnya.
Festival Rabilau menjadi bagian penting dari Program Promosi Pariwisata Nasional Timor-Leste dan sebuah perayaan yang merayakan warisan budaya, tradisi, dan keindahan alam Timor-Leste. Festival ini akan berlangsung di Gunung Rabilau, di Pos Administrasi Maubisse, pada tanggal 16 hingga 18 oktober 2024.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Presiden Republik, José Ramos Horta dan Pemerintahan Konstitusional ke-IX, dengan tujuan untuk memperkuat industri nasional dalam bidang seni dan budaya serta mempromosikan keindahan budaya dan alam negara kepada dunia.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




