DILI, 27 juni 2024 (TATOLI)– Sekretariat Negara Pelatihan Professional dan Ketenegakerjaan (SEFOPE- tetun) telah berkoordinasi dengan KAK (Komisis Anti Korupsi), PDHJ (Ombudsman Hak Asasi Manusia dan Keadilan) serta KFP (Komisi Aparatur Sipil Negara) untuk mengawasi langsung proses koreksi bahan ujian PALM Scheme (Pacific Australia Labour Mobility) Australia.
Sekretaris Negara SEFOPE, Rogério Araujo Mendonça mengataka bahwa pihaknya berkoordinasi dengan KAK, PDHJ dan KFP karena proses pengujian untuk PALM Scheme Australia sudah dilakukan pada april 2024.
“Kelanjutan untuk proses koreksi untuk semua bahan harus disiapkan dengan baik, untuk menjamin kualitas dalam koreksi bahan ujian. Maka SEFOPE meminta KFP, KAK dan PDHJ agar melakukan observasi dan menjamin agar nantinya tidak muncul hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat,” ungkap Rogério Araujo Mendonça di kantor SEFOPE, kamis ini.
Berita terkait : Kerja di Australia, 8.337 calon tenaga kerja di Dili ikuti tes tertulis
Ia menjelaskan bahwa pada desember 2023, SEFOPE telah mengumumkan jumlah kandidat tes berjumlah lebih dari 50.000 orang tetapi hanya lebih dari 42.000 orang yang mengikuti uji tes tertulis yang dilakukan oleh SEFOPE di setiap kotamadya.
Dikatakan, mulai juli, SEFOPE bersama KAK, PDHJ dan KFP akan memulai proses koreksi bahan bagi lebih bagi 42.000 orang dimana dijadwalkan akan berlangsung selama satu minggu dan setelah itu bisa memberikan hasil koreksi pada masyarakat.
“Nanti setelah ada hasilnya maka kita akan memutuskan kedepannya apa yang harus dilakukan dan saat ini kita berfokus pada proses koreksi bahan dan tentunya dengan kehadiran tim dari PALM Scheme,” katanya.
Diketahui SEFOPE bersama tim teknis PALM Scheme telah memulai tes tertulis di seluruh kotamadya sejak februari 2024 dengan berakhir pada 13 april 2024.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




