iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Intervensi harga beras di pasar, CLN mulai jual beras murah di tiga kotamadya

Intervensi harga beras di pasar, CLN mulai jual beras murah di tiga kotamadya

Foto Tatoli/Egas Cristóvão

DILI, 20 juni 2024 (TATOLI)— Harga beras masih terpantau tinggi di pasar. Upaya pun mulai dilakukan untuk merespon kenaikkan harga beras dengan melakukan intervensi pasar dalam penjualan beras yang dilakukan pemerintah melalui Pusat Logistik Nasional (CLN) di tiga kotamadya.

Ketua Pusat Logistik Nasional (CLN), Antonio de Araujo Soares, mengatakan saat ini Pemerintah pusat melalui CLN bekerja sama dengan otoritas daerah telah melakukan intervensi pasar dalam menjual beras murah di tiga kotamadya yaitu di Dili, Ermera dan RAEOA (Daerah Administratif Spesial Oecusse Ambeno) dengan satu sak beras 25 kilogram dengan harga $12.50 cen.

Berita terkait : Harga beras melonjak, Pemerintah dorong para petani hasilkan lebih banyak beras

“Saat ini harga beras satu sak 25 kg melonjak dari $18 menjadi $20.  Karena itu, Pemerintah melalui CLN bekerja sama dengan Otoritas Daerah  melakukan intervensi pasar dengan menjual beras 25 kg dengan harga $12,50. Intervensi  dilakukan agar masyarakat rentan di tiga kotamadya bisa mengaksesnya,” kata Ketua CLN, Antonio de Araujo Soares pada Tatoli di kantornya Mandirin, Dili, kamis ini.

Ia pun menambahkan bahwa, intervensi harga beras  tiga kotamadya CLN menyiapkan 150 ton untuk dijual kepada masyarakat rentan dengan harga tersebut.

“Beras ini tidak dijual kepada masyarakat dengan golongan berada (orang kaya), tetapi dijual kepada masyarakat yang tidak mampu untuk membeli beras di pasar. Karena itu, kami bekerja sama dengan Pemerintah setempat untuk mengidentifikasi masyarakatnya agar kami dapat memfasilitasi mereka dengan menjual beras kepada mereka dengan harga murah,” ujarnya.

Ketua CLN, Antonio juga meminta kepada  otoritas kotamadya untuk bersama CLN memulai intervensi harga beras di tiga kotamadya tersebut, Karena, pada minggu depan CLN akan melakukan intervensi harga beras di Atauro dan Lautem.

Berita terkait : Stabilkan harga beras, pemerintah tandatangani kesepakatan dengan importir

“CLN berkomitmen melakukan intervensi harga beras di seluruh kotamadya untuk menjual dengan harga murah secara bertahap .Karena itu, kita mengimbau kepada pelanggan untuk menunggu. CLN menjamin harga beras akan terjangkau di semua kotamadya karena saat ini CLN memiliki beras yang cukup di gudang untuk melakukan intervensi harga beras di pasar,” tuturnya.

Selama ini harga beras tergolong tinggi karena importir beras di beberapa negara seperti India, Vietnam dan Thailand membatasi impor beras akibat perubahan iklim dan perang antara Rusia dan Ukraina, sehingga Pemerintah juga menyediakan pasokan dalam negeri untuk mencegah kelaparan.

Intervensi yang dilakukan pemerintah melalui CLN berkaitan dengan keluhan masyarakat Timor-Leste yang mempertanyakan harga beras melonjak naik dengan satu sak beras 25 kilogram yang semula harganya $14 kini naik menjadi $18 hingga $20. Sementara, satu sak beras 20 kilogram yang sebelumnya hanya $12 kini naik menjadi $15 hingga $17.

Berita terkait : Pedagang akui strategi pemerintah stabilisasi harga beras belum maksimal

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

 

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!