iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Timor-Leste dan Brunei sepakati visa on arrival bagi pemegang paspor diplomatik

Timor-Leste dan Brunei sepakati visa on arrival bagi pemegang paspor diplomatik

Penandatanganan kesepakatan ditandatangani Wakil Menteri dan Kepala Kabinet Perdana Menteri Brunei Darussalam, Dato Mohd Riza DP Haji Md Yunos dan Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Bendito dos Santos Freitas, di kantor Pemerintah, senin (20/05). Foto Media GPM

DILI, 20 mei 2024 (TATOLI)— Timor-Leste dan Brunei Darussalam telah menandatangani kesepakatan untuk memberikan visa on arrival bagi pemegang paspor diplomatik dan paspor layanan antara kedua negara.

Kesepakatan ini dicapai pada senin, 20 mei 2024, saat Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, bertemu Raja Brunei Darussalam, H.M. Sultan Haji Hassanal Bolkiah  di Kantor Pemerintah setelah menghadiri upacara perayaan HUT Restorasi Kemerdekaan Timor-Leste ke-XXII, di Istana Kepresidenan, Bairro Pite, Dili.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Menteri Administrasi Dalam Negeri Brunei, Dato Haji Ahmaddin Haji Abdul Rahman, Menteri Hubungan Luar Negeri II Brunei Dato Erywan Pehin, Sekretaris Tetap Menteri Hubungan Luar Negeri Brunei Yusof Hajah Mardiana Haji Omar, Pejabat Riset Menteri Hubungan Luar Negeri Brunei Nurul Syaffeenazz Abdul Tahir, termasuk Dubes Brunei Darussalam di Timor-Leste, Wan Hadfi Lutfan Abdul Latif.

Penandatanganan kesepakatan ditandatangani oleh Brunei Darussalam yang diwakili Wakil Menteri dan Kepala Kabinet Perdana Menteri, Dato Mohd Riza DP Haji Md Yunos dan Timor-Leste yang diwakili oleh Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Bendito dos Santos Freitas.

Kunjungan Sultan Bolkiah ini karena menerima undangan dari PM Kay Rala Xanana Gusmão saat berpartisipasi dalam KTT ASEAN ke-43 di Jakarta, pada September 2023, yang Pemerintah anggap sebagai motivasi bagi Timor-Leste dalam proses persiapan untuk bergabung dengan ASEAN.

“Saat ini kita sedang mempersiapkan diri untuk bergabung dengan ASEAN. Jelas bahwa kunjungan Yang Mulia ini akan menjadi salah satu faktor yang dapat memotivasi kami,” ujar PM Xanana.

Selain itu, Kepala Pemerintah menginformasikan bahwa Timor-Leste dan Brunei Darussalam telah mempersiapkan kerja sama dalam berbagai bidang, seperti di bidang pendidikan dan kesehatan karena di wilayah tersebut mereka memiliki perawatan kesehatan yang sangat baik termasuk juga bidang minyak dan gas.

“Saya telah melakukan dua kali kunjungan dan tidak ada masalah. Namun, setelah dua tahun, saya melakukan kunjungan lagi dan sekarang sudah ada infrastruktur minyak dan gas yang terbaik. Dari sini, kami mulai meminta agar orang-orang kami dapat belajar dari mereka dan area ini juga dapat menjadi tempat untuk menjalin kerjasama dan bekerja bersama,” katanya.

Sebelumnya, Dewan Menteri menyetujui proposal untuk menandatangani persetujuan dengan negara-negara anggota ASEAN untuk mempermudah penerbitan visa selama 30 hari, sebagai salah satu kriteria peta masuk ke dalam asosiasi. Ini akan mencakup perundingan visa untuk diplomat, pekerja, dan turis.

Negara-negara anggota ASEAN saat ini adalah Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Timor-Leste sebelumnya telah menandatangani persetujuan dengan Indonesia, Kamboja, Singapura, dan Malaysia.

Persetujuan yang telah ditandatangani oleh negara-negara anggota ASEAN akan memungkinkan warga Timor dan negara-negara lainnya yang melakukan perjalanan ke wilayah negara-negara penandatangan mendapatkan visa bebas dengan jangka waktu maksimal 30 hari untuk tujuan pariwisata.

Sebelumnya, Presiden Republik Jose Ramos-Horta juga telah mengundang Sultan Bolkiah untuk melakukan kunjungan ke Timor-Leste saat berkunjung ke Brunei Darussalam pada tanggal 8 November 2023.

Brunei Darussalam adalah salah satu dari sedikit negara di Asia Tenggara yang mengakui kemerdekaan Timor-Leste setelah Indonesia mengakui kemerdekaan Timor-Leste pada tahun 2002. 

Reporter : Arminda Fonseca (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!