iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

2023 : Remitansi tenaga kerja Timor-Leste di Australia sebesar $40 juta

2023 : Remitansi tenaga kerja Timor-Leste di Australia sebesar $40 juta

Foto google

DILI, 23 april 2024 (TATOLI)— Direktorat Nasional Tenaga Kerja Luar Negeri melaporkan jumlah remitansi dari tenaga kerja Timor-Leste yang mengikuti program Pacific Australia Labour Mobility – PALM Scheme di Australia berjumlah $40,988,005.00.

“Data ini kita dapat dari Bank Sentral Timor-Leste (BCTL) dimana dana yang dikirima tenaga kerja kita pada 2023 berjmulah $40,988,005.00. Ini tidak masuk ke kas negara tetapi untuk keluarga mereka,” jelas João Correia pada Tatoli secara eksklusif.

Dalam laporan dari DNEE – SEFOPE disebutkan, remitansi sebesar $40,988,005.00 adalah hasil dari pengiriman 2,986 tenaga kerja yang terdiri dari 1,990 laki-laki dengan remitansi sebesar $24,053,063.00 dan 996 perempuan dengan remitansi sebesar $16,934,942.00.

Pemerintah Timor-Leste sejak 2012 telah aktif mengirim tenaga kerja dalam negeri melalui program Seazonal Worker Program (SWP) diikuti dengan Pacific Labour Scheme (PLS) pada 2019 dan PALM Scheme pada 2022.

Pada 2023, Timor-Leste telah mengirim 4,582 tenaga kerja (3,142 laki-laki, 1,440 perempuan) dimana 2,221 tenaga kerja adalah mereka yang dipilih kembali oleh perusahaan setelah sebelumnya sudah bekerja disana. Jumlah ini juga dibagi untuk dua program long term jobs berjumlah 581 orang dan short term jobs berjumlah 12,063 orang.

Sesuai data dari BCTL untuk SEFOPE, remitansi dari tenaga kerja sejak tahun 2014 sampai 2023 berjumlah $76,634,639.22. Angka ini dinilai sginifikan mengingat jumlah tenaga kerja yang dikirim ke Australia sejak 2012 sampai 2023 berjumlah 13.295 orang (9,376 laki-laki, 3,919 perempuan).

“Sesuai data yang ada, banyak dari mereka dipanggil kembali oleh perusahaan mereka dimana sejak 2014 sampai 2023 sudah ada 2,221 tenaga kerja yang kembali, ini karena performa mereka yang baik selama bekerja disana,” jelasnya.

Jumlah pengiriman tenaga kerja dihitung sesuai tingkat kotamadya terbanyak dari Dili (2,991), Baucau (1,380), Ermera (1,311), Bobonaro, (1,055), Aileu (963), Viqueque (819), Ainaro (817), Liquiça (809), Lautém (769), Manufahi (742), Covalima (694), Manatuto (559) dan Oe-cusse (386).

Meskipun begitu, jumlah tenaga kerja yang keluar dari sistem Work Ready Pool di Australia sendiri berjumlah 824 orang dengan tertinggi dari Dili, Ermera, Bobonaro, Lautém dan Baucau.

Remitansi adalah layanan transfer dana yang biasanya dimanfaatkan oleh pekerja di luar negeri untuk mengirimkan uang kepada keluarga di tanah air.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!