iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL, HEADLINE

Subsidi beras dihentikan sementara, MKI : Akan lakukan evaluasi mekanisme penjualan

Subsidi beras dihentikan sementara, MKI : Akan lakukan evaluasi mekanisme penjualan

Wakil Menteri Perdagangan dan Perindustrian (MCI), Augusto Junior. Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 26 januari 2024 (TATOLI)–Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Industri (MKI) menghentikan sementara subsidi beras kepada rakyat Timor-Leste, karena, akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki mekanisme penjualannya.

Demikian hal itu dikatakan, Wakil Menteri Perdagangan dan Perindustrian (MCI), Augusto Junior, saat melakukan kunjungan kerja ke kotamadya Lautem pada jumat (26/01).

Augusto menjelaskan, Pemerintah melalui MKI telah memberikan subsidi beras kepada beberapa perusahaan nasional untuk dijual ke konsumen dengan harga murah, namun ada beberapa perusahaan yang masih menjualnya dengan harga tinggi sehingga perlu dilakukan evaluasi.

Berita terkait : MKI pantau implementasi subsidi beras di Perisos dan Creative Furak

“Subsidi beras ini sedang kami lakukan evaluasi untuk memperbaiki mekanisme penjualannya sehingga bisa diakses seluruh konsumen di daerah pedesaan,” kata Wakil Menteri Augusto Junior.

Wakil Menteri Augusto, menambahkan, kebijakan Pemerintah memberikan subsidi beras kepada perusahaan bertujuan untuk menjualnya dengan  harga murah karena beras impor dari luar negeri hingga saat ini masih dengan harga yang mahal sehingga tidak terjangkau oleh masyarakat rentan.

“Intervensi pemerintah sangat jelas. Kita memfasilitasi beras subsidi kepada perusahaan agar menjualnya dengan harga yang murah,” tuturnya.

Karena itu, untuk memperbaiki mekanisme penjualan, pemerintah melalui MKI segera melakukan evaluasi dan selanjutnya akan memfasilitasi kembali beras bersubsidi untuk dijual dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah agar dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Sejauh ini pemerintah memfasilitasi beras subsidi kepada perusahaan nasional seperti Perisos, AlFA Dili, Creative FURAK no Lisun untuk mengintervensi kenaikan harga beras di Timor-Leste.

Berita terkait : MKI pantau implementasi subsidi beras di Perisos dan Creative Furak

Sebelumnya, subsidi beras diprotes masyarakat di daerah pedesaan karena pelaksanaan subsidi beras sudah memasuki tahap kedua, namun masyarakat pedesaan masih belum bisa mengaksesnya.

“Jadi, evaluasi ini diharapkan dapat memperbaiki mekanisme penjualan sehingga seluruh konsumen termasuk masyarakat rentan dapat mengakses  pada subsidi beras dengan harga murah di wilayah nasional Timor-Leste,” paparnya.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!