DILI, 23 januari 2024 (TATOLI)— Pemerintah China melalui GX Foundation bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hari ini meluncurkan proyek percontohan terhadap perlindungan kesehatan dalam melawan penyakit Demam Berdarah Dengue di Timor-Leste.
Acara peluncuran proyek percontohan itu dilakukan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmao, Ketua GX Foundation, Leung Chun-Ying, Duta Besar China di Timor-Leste, Wang Wenli, Wakil Menteri Kesehatan Pertama dan Kedua, Jose dos Reis Magno dan Flavio Brandão.
Perdana Menteri Xanana dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih yang tulus kepada GX Foundation atas komitmen dalam membantu sektor kesehatan.
“Saya sangat terkesan dengan betapa cepatnya Bapak Leung Chun-Ying, Ketua GX Foundation, dan timnya mengembangkan program percontohan ini,” kata Perdana Menteri Xanana Gusmão dalam sambutannya di Palacio das Cinzas, Caicoli Dili, selasa ini.
Perdana Menteri Xanana juga mengapresiasi GX Foundation yang telah memilih Timor-Leste sebagai negara pertama yang melaksanakan seluruh program mitigasi demam berdarah setelah bagian-bagian komponennya diuji di negara mitra lainnya.
Ditempat yang sama, Ketua GX Foundation, Leung Chun-Ying mengungkapkan, proyek ini menandai awal yang sangat signifikan dari sebuah kemitraan yang kuat dalam kesehatan masyarakat.
“Demam berdarah semakin menjadi perhatian dunia secara luas. Asia Tenggara merupakan salah satu wilayah yang rentan. Untuk mengekspresikan persahabatan kami dan dalam semangat berbagi “Gong Xiang” dalam bahasa Mandarin, GX Foundation melaksanakan proyek yang komprehensif dan berskala nasional di Timor-Leste untuk membantu memerangi demam berdarah,” ujarnya.
Dukungan yang diberikan GX Foundation pada Kemenkes seperti, 10 ton peralatan dan perbekalan Kesehatan, 50.000 alat tes cepat, 500 kelambu, 2.600 lampu anti nyamuk dan 30.000 kertas lalat, yang akan didistribusikan secara gratis ke 360 fasilitas kesehatan termasuk seluruh rumah sakit rujukan, komunitas, pusat kesehatan dan pos kesehatan di Timor-Leste. Tujuannya untuk memitigasi penyebaran demam berdarah dan penyakit menular vektor lainnya.
Sementara, Wakil Menteri Kesehatan I, Jose dos Reis Magno, mengutarakan bahwa dukungan yang diberikan untuk melawan penyakit DBD di Timor-Leste. Karena, seperti diketahui pada 2023 di Timor-Leste terdeteksi 1,953 DBD, sedangkan untuk awal tahun 2024 sudah terdapat 26 kasus.
“Dengan dukungan peralatan tersebut, yang juga sebagai kampanye besar bagaimana kita dapat mencegah penyakit itu di negeri kita,” paparnya.
Reporter : Mirandolina Barros Soarres
Editor : Armandina Moniz




