iklan

INTERNASIONAL, BAUCAU, HEADLINE, IBADAH

Dom Leandro Alves resmi ditahbiskan jadi Uskup Diosis Baucau

Dom Leandro Alves resmi ditahbiskan jadi Uskup Diosis Baucau

Uskup Dom Leandro Alves ditahbiskan menjadi Uskup Diosis Baucau oleh Uskup Agung Keuskupan Metropolitan Dili, Dom Virgilio Kardinal do Carmo da Silva,SDB dengan didampingi Uskup Darwin-Australia, Charles Victor Emmanuel Gauci, di Gereja Katedral Baucau, Kota Lama, jumat (21/07/2023). Foto Tatoli/ Natalino Belo

BAUCAU, 21 juli 2023 (TATOLI)— Dom Leandro Maria Alves, secara resmi ditahbiskan jadi Uskup Keuskupan Diosis Baucau oleh Uskup Agung Dili, Dom Virgílio Kardinal do Carmo da Silva,SDB.

Penahbisan Dom Leandro Maria Alves menjadi Uskup Keuskupan Diosis Baucau menjawab sudah penantian  umat katolik Diosis Baucau untuk memiliki uskup baru setelah wafatnya, Uskup Basilio do Nascimento pada 30 Oktober 2021, akhirnya terpenuhi.

Acara penahbisan Uskup Dom Leandro Alves, dilakukan oleh  Uskup Agung Keuskupan Metropolitan Dili, Dom Virgilio Kardinal do Carmo da Silva,SDB didampingi Uskup Darwin-Australia, Charles Victor Emmanuel Gauci, di Gereja Katedral Baucau, Kota Lama, jumat ini.

Uskup Agung Keuskupan Metropolitan Dili, Dom Virgilio Kardinal do Carmo da Silva,SDB, menjelaskan, ketika seseorang mematuhi Tuhan akan berjalan sesuai pangilan kekudusan, semua hal baik yang dilakukan serta hari ini akan dipanggil Tuhan untuk menjadi kudus.

“Harapan kita adalah terus berjalan kedepan dan memimpikan masa depan. Orang yang menaruh harapan hanya pada Tuhan akan terus berjalan dan melihat ke surga dan menemukan harapan dan disanalah destinasi terakhir bagi mereka yang percaya,” ungkap Uskup Agung Dili di Gereja Katedral Baucau Kota Lama, jumat ini.

Uskup Diosis Baucau, Dom Leandro Maria Alves. Foto Tatoli/ Natalino Belo

Dikatakan, Yesus adalah Imanuel yang artinya Ia menyertai semua orang, berjalan bersama untuk membawa semua orang  ke Tuhan sesuai ucapan Santos Petrus bahwa Yesus dari Nazaret yang menyembuhkan orang dari kuasa iblis untuk selalu bersama Tuhan.

Dom Virgilio Kardinal do Carmo, menjelaskan Tuhan sebagai tokoh utama, memberikan undangan untuk sebuah misi dan ketika bisa mendengar dan mematuhi, orang akan mulai berjalan di jalan baru atau memulai sejarah pangilan.

“Ketika kita berbuat baik sesuai keinginan Tuhan akan membawa kita ke hidup yang kudus,” ungkap Dom Virgilio Kardinal da Silva.

Dom Virgilio Kardinal berpesan bahwa sebelum menjadi instrumen Tuhan dan berjalan dari satu tempat ke tempat baru untuk menghadapi realitas baru dan orang baru, sebenarnya Roh Tuhan sudah duluan untuk menyiapkan tempat esensial untuk misi baru.

Untuk bisa sukses atau tidak di sebuah tugas pastoral tidak mengandalkan kapasitas dan kekuatan sesorang saja tetapi bagaimana kita tahu bekerjasama dengan roh kudus yang menjadi tokoh utama dalam sebuah misi.

“Dari Santu Yosef bapak pelindung Keuskupan Baucau untuk melindungi dan menyertai, menginspirasi Dom Leandro Alves untuk menjalankan tugas gembala domba di Keuskupan Baucau,” kata Dom Virgilio Kardinal.

Proses penahbisan dilalui dengan tahap pembacaan surat dari Paus Fransiskus, perjanjian, berdoa pada Dom Leandro Alves, mengoleskan minyak suci, mengintegrasikan injil, menerima cincin termasuk kehadiran kehadiran sebagai Uskup Keuskupan Baucau bagi para Nasrani di Baucau.

Ikuti berpartisipasi dalam misa penahbisan episkopal untuk Uskup Keuskupan Baucau terdiri dari perwakilan empat badan berdaulat, anggota pemerintah, Mantan Perdana Manteri, Taur Matan Ruak, Otoritas Keamanan F-FDTL dan PNTL, Otoritas dari Empat Kotamadya  Manatuto, Lautem, Viqueque dan Baucau sendiri termasuk nasrani dari Keuskupan Dili dan Maliana.

Berikut Biodata Uskup Baucau sebagai berikut :

Dom Leandro Maria Alves lahir di Ermera, 10 Mei 1974, Ia belajar di Seminari Kupang, Indonesia, dan kemudian melanjutkan pendidikannya di Seminari Tinggi Évora, Portugal, memperoleh gelar sarjana teologi di Fakultas Teologi Universitas Katolik Portugal.

Ia ditahbiskan jadi imam pada 08 desember 2006 untuk berkarya di Keuskupan Dili. Menjadi Asisten Pastor Paroki Gereja Katedral Maria Dikandung Tanpa Noda di Dili pada dua kesempatan, pada  2006-2007 dan 2017-2019.

Uskup Diosis Baucau, Dom Leandro Maria Alves sedang memberikan pemberkatan pada umat masyarakat usai pentahbisan di Gereja Katedral Baucau, Kota Lama, jumat (21/07/2023). Foto Tatoli/ Natalino Belo

Ia juga menjadi pengajar di Seminari Tinggi São Pedro dan São Paulo antara 2008 dan 2011, Direktur Yayasan Keuskupan São Paulo di Dili dan Direktur Eksekutif Komisi Nasional Pendidikan Katolik Timor-Leste dari CET (Conferencia Episcopal Timorense – Konferensi Waligereja Timor) antara 2009-2014.

Pada 2010 dan 2012, Dom Leandro adalah Sekretaris Dewan Presbiteral Keuskupan Dili,  ektor Seminari Menengah Keuskupan Nossa Senhora de Fátima di Dili pada 2011-2014,  dan Direktur Sekolah Menengah Katolik.

Ia memperoleh gelar Teologi Dogmatis di Pontifical Urban University di Roma, tempat ia belajar pada 2014-2017. Ketika ia kembali, ia menjadi Ketua Komite Penjaminan Mutu dari Institut Tinggi Filsafat dan Teologi Dom Jaime Garcia Goulart (ISFIT) dari Konferensi Waligereja Timor, posisi yang dipegangnya hingga tahun 2020 dan menjadi profesor Teologi Dogmatis di Dili dan Sekretaris Eksekutif CET.

Pada 2019-2023, menjabat Presiden Persatuan Klerus Keuskupan Agung Dili.  Pada tahun 2020, ia diangkat sebagai Administrator Paroki Katedral, di mana ia menjadi Pastor Paroki pada tahun 2023.

Pada 26 april 2023, Ia diangkat oleh Paus Fransiskus sebagai Uskup Diosis Baucau, dan ditahbiskan pada 21 Juli 2023, di Katedral Baucau, oleh Uskup Agung Dili, Dom Virgílio Kardinal do Carmo da Silva, S.D.B., dibantu oleh Dom Norberto do Amaral, Uskup Maliana, dan oleh Charles Victor Emmanuel Gauci, Uskup Darwin. 

Reporter  : Natalino Belo (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor      : Evaristo Soares Martins

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!