iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Indonesia-Malaysia setujui permohonan Timor-Leste perpanjang masa berlaku paspor

Indonesia-Malaysia setujui permohonan Timor-Leste perpanjang masa berlaku paspor

Pertemuan antara Dirjen Konsuler dan Protokol MNEK, Duta Besar Amorim Dias, Direktur Nasihat Hukum dan Perundang-undangan Nasional MJ, Nelinho Vital serta Direktur Nasional Identifikasi Sipil dan Registrasi Kriminal MJ, Nelson Manuel Moniz Belo dengan para korps diplomatik. Foto MNEK

DILI, 15 mei 2023 (TATOLI)— Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNKE – tetun) mengumumkan bahwa Pemerintah Indonesia dan Malaysia telah menerima permohonan Pemerintah Timor-Leste untuk memperpanjang masa berlaku paspor eletronik bagi Warga Negara Timor-Leste (WNTL).

Menurut siaran pers yang diakses Tatoli disebutkan, terkait dengan keputusan Dewan Menteri melalui dekrit undang-undang nomor 23/2023, 19 april, tentang Perpanjangan luar biasa masa berlaku Paspor Elektronik Timor-Leste (PETL), pihak MNEK bersama Kementerian Kehakiman (MJ -tetun) telah melakukan pertemuan dengan para Diplomat yang ada di Dili untuk berbagi informasi tentang keputusan tersebut pada 02 mei 2023 di MNEK.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Dirjen Konsuler dan Protokol MNEK, Duta Besar Amorim Dias, Direktur Nasihat Hukum dan Perundang-undangan Nasional MJ, Nelinho Vital serta Direktur Nasional Identifikasi Sipil dan Registrasi Kriminal MJ, Nelson Manuel Moniz Belo.

Dalam pertemuan tersebut para diplomat juga akan mengkomunikasikan informasi tersebut ke negara masing-masing termasuk permintaan untuk mendukung perpanjangan masa berlaku PETL.

Setelah itu pada 3 mei 2023, MNEK juga menginformasikan Catatan Lisan Nomor 75/DGACP untuk Korps Diplomatik yang memiliki residen di TL dan ada di luarnegeri mengenai keputusan Pemerintah dan juga termasuk model stempel perpanjangan.

Menjawab catatan tersebut, pada 10 dan 12 mei 2023, MNEK telah menerima jawaban positif dari Pemerintah Indonesia dan Malaysia melalui korespondensi diplomatik No. D. 0060 / KBRI / V / 2023 dan JG 36/2023, melalui Kedubes masing-masing di Dili bahwa kedua Pemerintah setuju dengan keputusan Pemerintah TL.

“Dan untuk memfasilitasi WNTL yang mengunakan paspor dengan stempel perpanjangan yang disetujui oleh Dewan Menteri melalui dekrik UU nomor 23/2023, untuk bisa masuk dan tinggal di Indonesia dan Malaysia,” sebut surat siaran pers tersebut.

Dalam kedua catatan tersebut disebutkan otoritas kedua negara telah memberikan informasi kepada para staff yang bekerja disetiap titik masuk negara tentang keputusan tersebut.

Informasi tentang akses stempel perpanjangan masa berlaku untuk PETL guna mengakses kedua negara akan dikeluarkan oleh Kementerian Kehakiman Timor-Leste. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

 

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!