iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL, HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Tahun Baru Imlek, PM Taur : Masyarakat China berkontribusi pada ekonomi negara

Tahun Baru Imlek, PM Taur : Masyarakat China berkontribusi pada ekonomi negara

Perdana Menteri, Taur Matan Ruak hadir dalam perayaan Tahun Baru Imlek yang dirayakan Asosiasi Perdagangan Masyarakat Tionghoa Timor-Leste (ACCCTO-Associação Comercial da Comunidade Chinesa Timor Oan) bersama lebih dari 600 anggotanya di aula Delta Nova, Dili, sabtu (21/01). Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 22 januari 2023 (TATOLI)— Perdana Menteri (PM), Taur Matan Ruak dalam pesan di tahun baru imlek kali ini mengakui kembali bahwa etnis masyarakat China di Timor-Leste telah menjadi mesin transformasi sejak berdirinya bangsa Timor Portugis sampai saat ini, serta berkontribusi pada perkembangan ekonomi negara.

“Ini adalah hari spesial yang dirayakan tidak hanya di TL, tetapi di seluruh dunia. Ini adalah hari yang istimewa jadi saya atas nama masyarakat China mengharapkan yang terbaik untuk kalian semua dan menjadi lebih baik dari tahun yang lalu,” ungkap PM Taur dalam perayaan tahun baru imlek yang digelar oleh Asosiasi Perdagangan Masyarakat Tionghoa Timor-Leste (ACCCTO-Associação Comercial da Comunidade Chinesa Timor Oan)  di Delta Nova, sabtu ini.

Berita terkait : Tahun Baru Imlek di TL : Penganut Tionghoa, China akan adakan pemujaan

Ia menambahkan “Masyarakat China di TL sudah ada sejak zaman Timor Portugis sampai hari ini dan menjadi mesin transformasi bagi bangsa Timor dan memegang peranan yang lebih penting dalam perekonomian bangsa khususnya di bidang perdagangan, dan peranan ini masih berlanjut sampai saat ini.”

Ia percaya bahwa 50 hingga 100 tahun lagi peranana masyarakat China  di Timor-Leste akan lebih kuat lagi dan lebih besar bagi pembangunan negara dan bangsa.

Kepala Pemerintah itu mengungkapkan dalam kurung waktu empat sampai lima tahun ini negara  menghadapi banyak tantangan mulai dari krisis politik di dalam negeri pada 2017 dan 2018 yang membuat pertumbuhan ekonomi TL negatif.

Pada tahun 2019 pertumbuhan ekonomi pulih menjadi 1,9%, sementara 2020, TL memasuki krisis politik, bencana alam, pandemi COVID-19 yang memaksa ekonomi menurun ke -8,6%. Sedangkan pada 2021 pertumbuhan menjadi 2,9% dan pada 2022 meningkat 3,9%.

Berita terkait : Tahun Baru Imlek, Sekjen PBB : umat manusia harus kerjasama majukan perdamaian

“Saya percaya di tahun ini ke depan bisa kembali normal seperti dulu sebelum krisis. Dan kesuksesan ini adalah dukungan kita semua dan masyarakat China yang memilih TL untuk tinggal memiliki peranan yang penting  dan terus meningkatkan kontribusi kalian,” ucapnya.

Bagi PM Taur,  etnis China di Timor-Leste mengambil bagian lebih dari 30 etnis di Timor-Leste yang memiliki berbagai bahasa daerah lebih dari 30 bahasa.

“Kita harus memberikan perhatian dan menghargai partisipasi perorangan dari setiap etnis serta setiap kelompok,” katanya.

Perwakilan Kedutaan Besar China di Timor-Leste, Xu Danyang mengatakan Komunitas Tionghoa akan memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Desember lalu China membuka kembali perbatasannya, dan itu akan membuat pertukaran orang ke orang lebih nyaman.

“Itu akan menciptakan peluang yang lebih besar untuk perdagangan dan investasi,” jelas Perwakialn Kedubes China.

Ia mengajak seluruh masyarakat bekerja sama untuk mempromosikan kolaborasi antara kedua negara dan manfaat bagi orang-orang di tahun kelinci yang bahagia dan sejahtera.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!