iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL

AEMTL investasikan $360.000 untuk angkutan lintas batas negara Dili-Kupang

AEMTL investasikan $360.000 untuk angkutan lintas batas negara Dili-Kupang

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Pengusaha Wanita Timor-Leste (AEMTL, portugés), Hergui Luina Fernandes Alves. Foto Tatoli/Francisco Sony.

DILI, 27 desember 2022 (TATOLI)—Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Pengusaha Wanita Timor-Leste (AEMTL, tetun) telah investasikan $360.000 untuk menyediakan tiga bus demi menyediakan angkutan lintas batas negara antara Dili (Timor-Leste) ke Kupang (Indonesia).

“Para anggota membeli tiga bus, dimana dua sedang dalam perjalanan dan tahun depan akan ditambahkan satu bus lagi. Setiap bus seharga $120.000 jadi untuk tiga bus itu memrlukan dana sebesar $360.000,” jelas Ketua AEMTL, Hergui Luina Fernandes Alves, kepada wartawan di Restoran Ocean View Bebonuk, selasa ini.

Disebutkan 23 anggota AEMTL melalui sebuah konsorsium telah mengumpulkan dana bersama untuk investaikan pada Babadok Express agar memenuhi proyek transportasi lintas batas negara yang bekerjasama dengan DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia).

Bus Babadok Express itu beli dari Cina tetapi terlambat tiba di Timor-Leste karena diperlukan penyesuaian tambahan sesuai standar Eropa.

Angkutan lintas batas negara ini dilengkapi dengan layananan seperti toilet, free WiFi, tempat pengecasan, foot rest, dua bagasi (atas dan bawah), mesin pembuat kopi, coolbox serta full Air Cobditioner (AC).

“Ini adalah langkan positif setelah mengkapasitasi para anggota dan ini sudah waktunya bagi kita untuk membawa mereka ke bisnis yang sesunguhnya. Mereka sudah siap untuk mengorganisir diri sendiri,” ucapnya.

Hergui Luina Fernandes Alves mengatakan, sampai saat ini belum diputuskan harga tetap untuk angkutan lintas batas negara karena diperlukan diskusi lebih lanjut dari pihak DAMRI bersama Babadok Express.

“Pihak DAMRI ingin memberikan harga lebih murah dari kami dan harusnya kita tidak mengambil alih bisnis Travel yang sudah ada, kita harus memberikan ruang kepada mereka,” katanya.

Dikabarkan, BUS Babadok Expres akan tiba di Timor-Leste pada januari 2023 dan akan memulai operasi setelah melengkapi proses adminitrasi dan menurut rencana akan diluncurkan oleh Kementerian Trasnportasi dan Komunikasi (MTK-tetun).

Sebelumnya Pemerintah Indonesia dan Timor-Leste telah menyetujui sebuah nota kesepakatan untuk menyediakan layanan angkutan darat antara kedua negara dimana rute yang disetujui dari Dili sampai Kupang.

Pihak AEMTL sendiri tengah berupaya untuk dapat meminta MTK menyetujui permintaan mereka dalam menyediakan ankutan khusus rute Oé-Cusse-Atambua-Dili.

Reporter : Cidalia Fátima

Editór      : Cancio Ximenes

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!