iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE, PENDIDIKAN, SOSIAL INKLUSIF

Kemendikbud Indonesia kirim 15 guru BIPA ke Timor-Leste  

Kemendikbud Indonesia kirim 15 guru BIPA ke Timor-Leste   

Foto google

DILI, 13 juli 2022 (TATOLI)—Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali mengirimkan 15 guru BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) untuk Pusat Budaya Indonesia (PBI) di Dili, Timor-Leste (TL).

Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Timor-Leste (TL), Ikhfan Haris mengatakan proses pengiriman guru BIPA   terus dilakukan setiap tahun dari Kemendikbud Jakarta untuk mendukung Diplomasi Budaya dan Bahasa.

“Karena COVID-19, dua tahun terakhir ini kami tidak memperoleh guru tetapi untuk tahun lalu kita memiliki 19 guru BIPA,” jelas Atase Pendidikan dan Budaya pada Tatoli secara esklusif di PBI Mascarenhas Dili.

Berita terkait : Jamin pendidikan inklusif, KBRI sediakan pelatihan BIPA bagi 29 kaum difabel

Atase itu pun mengatakan, pihaknya   telah mengajukan kepada  Kemendikbud pusat untuk mendukung lebih banyak guru BIPA. Itu karena dinilai tingginya permintaan yang ada, tetapi untuk tahun ini hanya disediakan 15 guru BIPA.

Diungkapkan, selama ini PBI memfasilitasi guru BIPA untuk berbagai perguruan tinggi, sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah teknik profesional. Tetapi Ia mengakui bahwa pada tahun ini, PBI tidak mampu untuk merespon semua permintaan, karena keterbatasan yang ada.

“Tahun ini hanya mendapatkan 15 guru yang akan tempatkan di beberapa kotamadya, khususnya bagi pihak yang sudah mengirim permintaan kepada kami.  Tetapi, dengan keterbatasan yang ada ini menjadi bahan evaluasi untuk kita diskusikan,” jelasnya.

Berita terkait : Sejak 2016 – 2020, KBRI  di Timor-Leste telah menugaskan 134 guru BIPA di 13 Distrik  

Disebutkan ke-15 guru ini telah mengikuti BIMTEK (Bimbingan Teknis) dan siap untuk ditempatkan di tempat yang ditujuhkan, satu diantaranya akan bertugas di PBI Dili, demi menjamin pengajaran BIPA umum.

Pada tahun ini, PBI  telah membuka pengajaran BIPA untuk 200 orang yang   mengikuti pengajaran selama enam bulan mulai dari Juli hingga Desember 2022. Para peserta ini telah dibagi menjadi tiga level terdiri dari, BIPA 3, BIPA 4 dan BIPA 5.

“Kami membuka pelatihan untuk umum dan mereka yang datang sebagian besar adalah mahasiswa dan para siswa yang sedang dalam masa persiapan studi di Indonesia dan pelatihannya sudah dimulai,” katanya.

Berita terkait : Pengaruh media, anak-anak TL fasih  berbahasa Indonesia   

Selain itu, PBI juga pada tahun ini menghadirkan pelatihan yang bervariasi dengan melibatkan pelatihan untuk kaum disabilitas serta siswa sekolah dasar (SD).

Reporter: Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!