iklan

INTERNASIONAL, KESEHATAN

Jepang beri bantuan hibah bidang kesehatan $2,75 juta kepada Timor-Leste

Jepang beri bantuan hibah bidang kesehatan $2,75 juta kepada Timor-Leste

Perwakilan Bank Dunia di Timor-Leste, Bernard Harborne. Foto TATOLI/Egas Cristóvão.

DILI, 30 juni 2022 (TATOLI)—Pemerintah Jepang melalui Japan Social Development Fund memberikan dana hibah senilai $2,75 juta lewat proyek kesehatan yang disalurkan lewat Bank Dunia dan diimplementasikan oleh CARE Internasionál.

Dana ini disalurkan guna memperkuat kapasitas masyarakat di Covalima dan Viqueque agar bisa merespons COVID-19 secara efektif dan keadaan darurat kesehatan lainnya.

Perwakilan Bank Dunia di Timor-Leste, Bernard Harborne, mengatakan proyek tersebut memastikan konsistensi dalam mengkomunikasikan pesan yang akurat tentang COVID-19, termasuk pengendalian infeksi, kebersihan dan sanitasi, serta tindakan pencegahan lainnya di tingkat masyarakat.

“Sistem kesehatan punya peran penting sebagai pertahanan garis depan melawan epidemi dan pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung dan mengungkap kelemahan sistem tersebut, menyoroti perlunya peningkatan kapasitas,” kata Bernard Harborne kepada wartawan di Seroja Comoro, kamis ini.

Proyek ini akan membantu memastikan implementasi yang efektif dari COVID-19 nasional dan kesiapsiagaan dan respons darurat kesehatan masyarakat umum di tingkat akar rumput.

Hal ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga tingkat masyarakat dan program layanan formal Pemerintah di sektor kesehatan. Proyek ini akan berjalan selama tiga tahun hingga Juni 2025 dan akan dilaksanakan oleh Care International.

Proyek ini juga akan fokus pada penguatan kapasitas organisasi masyarakat dalam beberapa cara seperti memberikan pelatihan bagi tokoh masyarakat dan petugas kesehatan tentang kesiapsiagaan menanggapi masalah kesehatan.

Terpilihnya distrik Covalima dan Viqueque berdasarkan kombinasi faktor termasuk pandemi COVID-19 dan risiko darurat kesehatan di masa depan, kebutuhan kesehatan, praktis mengakses area yang sulit dijangkau yang akan dilaksanakan oleh CARE International.

Direktur Nasional Kesehatan Keluarga dan Kementerian Kesehatan, Victor Soares Martins menghargai dukungan dari para mitra untuk mengimplementasikan proyek tersebut di kotamadya serta mendukung Pemerintah dalam meningkatkan sektor kesehatan di Timor-Leste.

Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi sekitar 33.000 orang dan  setidaknya 50% di antaranya adalah kaum perempuan.

Country Director CARE International di Timor-Leste, Peter Goodfellow menjelaskan, pengalaman panjang CARE Internasional bekerja dengan kelompok masyarakat dan otoritas lokal menunjukkan bahwa melibatkan perempuan dan kelompok rentan dalam proses sangat penting untuk memastikan tanggapan yang cepat dan tepat.

“Kami senang dapat memperluas pekerjaan penting ini melalui inisiatif ini. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan pemangku kepentingan utama selama beberapa bulan mendatang untuk memastikan proyek yang inklusif dan efektif,” katanya.

Sekretaris Ketiga-Bantuan Pembangunan Ekonomi, Kedutaan Besar Jepang di Timor-Leste, Daishin Sasaki ingatkan pandemi COVID-19 mengungkapkan kesenjangan di beberapa bidang, seperti kapasitas menanggapi aksi darurat terutama di daerah terpencil dan koordinasi antara lembaga pusat dan daerah.

“Saya senang bahwa Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk mendanai program “Proyek Dukungan Penguatan Sistem Kesehatan dan COVID-19 Timor-Leste” senilai sekitar $3 juta,” katanya.

Sebelumnya Jepang juga telah memberikan dukungan sekitar $20 juta terkait COVID-19 dan sekitar 170 ribu dosis vaksin. Kini Jepang dengan komitmen yang tinggi untuk membantu rakyat Timor-Leste lewat programa ini. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Cancio Ximenes

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!